SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Ketua Forum Pelestari Terumbu Karang (FPTK) Banten, Nurwarta Wiguna menegaskan, pelestarian habitat dan keasrian laut harus tetap terjaga. Salah satunya, dengan melestarikan terumbu karang di perairan laut di Banten.
Ia mendorong seluruh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Se-Banten untuk lebih peduli dengan pelestarian terumbu karang.
Hal itu katanya, dapat dibuktikan dengan mengalokasikan anggaran untuk pelestarian terumbu karang. Atau, memasukan Pelestarian Terumbu Karang sebagai program strategis Pemkab/Pemkot.
Menurutnya, semua pihak sangat memungkinkan untuk menjadi pelopor Gerakan Membangun Terumbu Karang (Gerbang Terang), terlebih pemerintah.
“Secara umum, kami berharap program pelestarian terumbu karang menjadi program strategis yang terpadu dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” kata Nurwarta, Selasa (28/4/2026).
Karena katanya, untuk melestarikan terumbu karang tidak cukup dilakukan oleh komunitas atau lembaga tertentu saja, melainkan harus melibatkan pentahelix, yang di dalamnya terjalin kerjasama yang berkesinambungan antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, kalangan akademisi, serta wartawan.
Baca Juga: Perluas Kampanye Terumbu Karang, Mahasiswa Polka Cilegon Diharapkan Jadi Duta Terang
Gerakan yang selama ini dilakukan oleh FPTK Banten, ujarnya, masih sangat terbatas pada kalangan tertentu dan di titik-titik tertentu pula.
Untuk diketahui, FPTK Banten sudah melakukan gerakan pelestarian terumbu karang di Pulau Liwungan, Pulau Tunda dan beberapa pulau lainnya.
Oleh karenanya, pihaknya sangat berharap pelestarian terumbu karang terus dilakukan dan di massifkan di seluruh pulau yang ada di perairan laut Banten.
“Dengan begitu, akan berdampak luas pada tumbuhnya ekosistem laut, pelestarian laut, juga menjadikan laut sebagai sumber penghasil oksigen terbesar bagi kehidupan manusia,” tambahnya.
Gerakan Membangun Terumbu Karang (Gerbang Terang) ujarnya, juga hingga kini sudah menyentuh berbagai kalangan, termasuk di dalamnya pihak swasta, akademisi, organisasi kemasyarakatan dan lainnya.
Namun demikian, hal itu tidak dapat dilakukan secara massif akibat berbagai faktor, salah satunya keterbatasan anggaran dan keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).
Baca Juga: 43 Pelajar SMA 2 Presiden Tanjung Lesung Pandeglang Didorong jadi Peri Terang
“Kita terus upayakan pemberdayaan masyarakat, terutama masyarakat pesisir yang rata -rata kesehariannya sebagai nelayan,” tandasnya.
Dengan memasifkan program Gerbang Terang, ujarnya lagi, tentu akan berdampak positif dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan tersebut.
“Kami baru konsen di Pandeglang, Serang dan Cilegon. Kami ingin, gerakan ini terus dilakukan secara merata dan menyentuh seluruh pihak dan mendorong peningkatan produktifitas masyarakat,” imbuhnya. (mardiana)
























