SATELITNEWS.COM, LEBAK—Suasana Pasar Bayah, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, mendadak heboh setelah seekor lutung Jawa masuk ke dalam salah satu toko busana, Kamis (21/5/2026). Proses evakuasi satwa liar tersebut berlangsung dramatis lantaran hewan berwarna hitam itu sempat menyerang petugas saat hendak ditangkap.
Informasi yang dihimpun, lutung tersebut pertama kali diketahui berada di area pertokoan dan bersembunyi di dalam kamar mandi toko busana. Warga yang panik kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos Damkar Sektor 5 Bayah.
Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Sektor 5 Bayah Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Ade Apriyadi mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. “Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Saat tiba di sana, lutung Jawa itu berada di dalam kamar mandi toko busana di Pasar Bayah,” kata Ade.
Menurutnya, proses penangkapan berlangsung cukup menegangkan. Selain keterbatasan alat, lutung tersebut beberapa kali bergerak agresif dan sempat menyerang petugas yang berusaha menjinakkannya. “Petugas sempat mengalami kesulitan karena lutung tersebut cukup agresif dan beberapa kali menyerang saat akan ditangkap. Namun anggota tetap berupaya tenang agar evakuasi berjalan aman,” ujarnya.
Ade menjelaskan, berkat kesigapan dan keterampilan petugas, lutung dengan ukuran cukup besar itu akhirnya berhasil diamankan setelah proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. “Alhamdulillah lutung berhasil kami amankan dan langsung dirilis kembali ke habitatnya di wilayah Pulo Manuk,” ungkapnya.
Ia menduga, kemunculan lutung hingga masuk ke kawasan pertokoan kemungkinan karena satwa tersebut keluar dari habitatnya di kawasan hutan sekitar Bayah untuk mencari makan dan terpisah dengan rombongannya. Sebagian wilayah Bayah masih dikelilingi area hutan dan perbukitan yang menjadi habitat satwa liar.
Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak panik apabila kembali menemukan satwa liar masuk ke permukiman maupun pusat keramaian. Warga diminta segera melapor kepada petugas agar proses penanganan dapat dilakukan secara aman dan tidak membahayakan masyarakat maupun satwa tersebut.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menyakiti ataupun memprovokasi satwa liar yang masuk ke lingkungan warga. Sebab, satwa yang merasa terancam biasanya akan bertindak agresif untuk melindungi diri. “Kami mengimbau warga jangan mencoba menangkap sendiri karena berisiko. Segera laporkan ke petugas agar bisa ditangani dengan tepat,” ucapnya.(mulyana)