SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Brasil mengirimkan sinyal tegas kepada para pesaingnya menjelang Piala Dunia 2026 setelah mencatat kemenangan telak 6-2 atas Panama dalam laga uji coba internasional di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (1/6/2026) pagi WIB. Di hadapan puluhan ribu pendukung yang memadati stadion legendaris tersebut, tim asuhan Carlo Ancelotti tampil sangat dominan.
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, menjadi motor serangan Selecao dengan performa impresif yang membuka jalan bagi pesta gol tuan rumah. Pertandingan bahkan belum genap berjalan satu menit ketika Vinicius memanfaatkan kesalahan Yoel Bárcenas di lini tengah. Sang winger langsung melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper Panama, Orlando Mosquera, untuk membawa Brasil unggul cepat.
Meski mendapat tekanan bertubi-tubi, Panama justru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-15. Tendangan bebas Michael Murillo yang membentur pagar hidup membuat kiper Alisson Becker salah langkah. Gol tersebut akhirnya dicatat sebagai gol bunuh diri Matheus Cunha.
Namun, kualitas individu para pemain Brasil kembali menjadi pembeda. Menjelang turun minum, Vinicius kembali berperan penting dalam terciptanya gol kedua. Tembakannya diteruskan Casemiro dengan sundulan yang sempat diperiksa VAR sebelum dinyatakan sah. Brasil pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, Ancelotti melakukan rotasi besar-besaran dengan mengganti sepuluh pemain sekaligus. Alih-alih menurunkan intensitas permainan, perubahan tersebut justru membuat Brasil semakin berbahaya.
Gol ketiga lahir melalui Rayan yang memanfaatkan sapuan buruk Mosquera. Pemain Bournemouth itu menunjukkan ketenangan luar biasa sebelum melepaskan tembakan melengkung ke gawang kosong untuk mencetak gol internasional pertamanya.
Baca Juga: Jelang Indonesia Super League, Ramalingom Tumpuan Lini Depan Persita
Pesta gol Brasil berlanjut pada menit ke-60. Douglas Santos melakukan penetrasi dari sisi lapangan sebelum mengirim umpan matang yang diselesaikan Lucas Paqueta. Bola sempat mengenai pemain lawan sebelum masuk ke gawang Panama.
Malam buruk Mosquera semakin lengkap ketika ia menjatuhkan Igor Thiago di dalam kotak penalti. Penyerang Brentford itu kemudian mengeksekusi penalti dengan sempurna untuk membawa Brasil unggul 5-1.
Selecao belum puas. Danilo Santos ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan lambung cerdik dari Paqueta. Dengan kontrol apik dan penyelesaian tenang, Danilo mencetak gol keenam Brasil.
Panama yang terlihat terpukul tetap menunjukkan semangat juang hingga akhir pertandingan. Mereka bahkan mencetak salah satu gol terbaik malam itu melalui Carlos Harvey.
Setelah Jose Fajardo memenangkan duel di depan kotak penalti, bola diberikan kepada Harvey yang langsung melepaskan tendangan keras dari jarak sekitar 25 meter tanpa mampu dihentikan Ederson.
Kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi Brasil dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Selecao dijadwalkan menghadapi Mesir dalam laga uji coba terakhir sebelum memulai kampanye turnamen melawan Maroko dalam waktu kurang dari dua pekan. Sementara itu, Panama harus segera bangkit dan memperbaiki performa sebelum menghadapi Ghana pada laga pembuka mereka di ajang Piala Dunia mendatang.
Baca Juga: Matador, Juara Piala Dunia Bertabur Rekor
Di sisi lain, pelatih Brasil Carlo Ancelotti tidak menyesal memasukkan Neymar ke skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 meski sang pemain kini cedera. Ancelotti tidak akan mengganti Neymar.
“Sejak saya memutuskan skuadnya, Neymar sudah ada di antara 26 nama,” ujar Ancelotti seperti dilansir ESPN.
“Kami berpikir dia mungkin fit untuk pertandingan pertama Piala Dunia. Kalau dia tidak fit untuk pertandingan pertama, dia akan fit untuk yang kedua. Jadi kami tidak ragu soal itu,” lanjutnya.
“Saya tidak akan melakukan perubahan. 26 pemain yang dipilih adalah yang akan main di Piala Dunia,” kata Ancelotti menegaskan. (dm)

















