SATELITNEWS.COM, CILEGON–-Prestasi membanggakan dicatat atlet pelajar cabang olahraga (Cabor) menembak yang tampil pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Banten tahun 2026 di Kota Cilegon. Cabor menembak kembali menunjukkan dominasi di ajang Popda XII Banten 2026 dengan meraih gelar juara umum.
Bertanding di Lapangan Tembak Seruni, Kota Cilegon, tim menembak Kabupaten Tangerang sukses memborong 5 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Lima medali emas yang diraih menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet muda yang dilakukan Perbakin Kabupaten Tangerang. Adapun 5 medali emas disumbang diari Azalia Arini yang tampil di Benchrest 25 meter putri. Lalu Radhika Diyundaru yang juara di nomor 10 m air rifle putra.
Emas ketiga disumbang oleh Husni Aura Ramadhani dari nomor air rifle 10 m putri. Dua medali emas lainnya diraih oleh Farrel Jabbar Hafizd di nomor Benchrest 25 m putra dan pasangan Andhika Zainnur Rahman/Ratu Azuri di nomor Air Rifle Mixed Team.
“Sebenarnya kita punya target 6 tapi hanya bisa 5 medali emas, karena salah satu nomor batal dipertandingkan karena pesertanya cuma tiga. Tapi saya bangga sama penampilan atlet yang luar biasa, karena mereka yakin dan fokus saja apapun kondisi dan keterbatasannya,” ucap Theodora Dasantari pelatih kepala menambak Kabupaten Tangerang.
Asisten pelatih menembak Kabupaten Tangerang, Mangku Alam Syah, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih para atlet. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet dan pelatih. Serta dukungan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam proses pembinaan.
Baca Juga: Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lewat Grebeg Suro dan Kirab Wayang Kulit
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh atlet yang telah menjalani latihan dengan disiplin dan penuh semangat,” ujarnya.
Dia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Mengingat persaingan antar daerah pada cabor menembak semakin kompetitif dari tahun ke tahun.
Alam Syah menambahkan, capaian tersebut menjadi modal penting dalam menyiapkan atlet-atlet muda Kabupaten Tangerang menuju kompetisi yang lebih tinggi. Menurutnya, Popda bukan hanya ajang berburu medali, tetapi juga menjadi sarana mengukur hasil pembinaan atlet usia pelajar yang selama ini dilakukan.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ungkapnya. (gatot)
