SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Tuan rumah Amerika Serikat bakal mengawali laga Piala Dunia 2026 melawan Paraguay di SoFi Stadium, Los Angeles, Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Negeri Paman Sam bertekad menuai angka manis di laga pembuka Grup D ini.
Laga Amerika Serikat vs Paraguay memang akan menjadi pembuktian tuan rumah. Kalah 3 kali dalam 4 partai uji coba menjelang Piala Dunia 2026 bukan hal apik untuk The Yanks. Memang, lawan yang dihadapi adalah Belgia, Portugal, dan Jerman. Namun, publik tuan rumah tentu berharap ada hal lebih yang bisa dilakukan.
Sepanjang sejarah, prestasi terbaik Amerika Serikat adalah tembus adalah peringkat 3 di Piala Dunia 1930. Namun, di sepak bola modern, The Yanks lebih sering cepat tersingkir. Dalam 3 edisi terakhir yang diikuti, USNMT selalu mentok di 16 besar.
Sementara itu, Paraguay datang ke Piala Dunia 2026 sebagai wakil CONMEBOL. Ada gengsi tersendiri bagi La Albirroja jika sampai kalah dari tuan rumah yang wakil CONCACAF. Terlebih, dalam pertemuan terakhir pada 16 November 2025 lalu, Paraguay tunduk dari The Yanks dengan skor tipis 2-1.
Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 dengan beban besar. Dihadapkan dengan berbagai kontroversi yang dilakukan pemerintah AS, The Yanks juga meraih hasil tidak meyakinkan sejak Januari 2026. Dibekap Belgia 2-5, kalah dari Portugal 0-2, lalu disikat Jerman 1-2 bukan hal ideal. Kemenangan hanya didapat atas Senegal dengan skor 3-2.
Dari segi skuad, Mauricio Pochettino memiliki nama-nama yang cukup mumpuni. Generasi USNMT di Piala Dunia 2026 diisi oleh Christian Pulisic (AC Milan), Timothy Weah (Marseille), Sergino Dest (PSV), Malik Tillman (Bayer Leverkusen), hingga Weston McKennie (Juventus). Kini, dengan nama-nama itu, The Yanks mesti mewujudkan ekspektasi besar.
Baca Juga: Korea Selatan vs Ceko, Misi Awal Manis
“Kompetisi yang ada di dalam tim (USNMT) akan menjadi kunci kesuksesan kami. Berjuang setiap hari demi mendapatkan kesempatan untuk mewakili tim nasional adalah sesuatu yang tidak pernah kami anggap remeh,” papar defender AS, Mark McKenzie jelang laga kontra Paraguay dikutip laman resmi US Soccer.
Di kubu lawan, Paraguay datang sebagai tim kuda hitam. Skuad asuhan Gustavo Alfaro tiba di Piala Dunia 2026 dengan generasi baru setelah La Albirroja absen di tiga edisi berturut-turut pada 2014, 2018, dan 2022. Skuad Paraguay kali ini lebih banyak diisi oleh mereka yang berlaga di skena Amerika Latin.
Meskipun demikian, nama seperti Antonio Sanabria (Cremonese), Julio Enciso (Strasbourg), Diego Gomez (Brighton) hingga Omar Alderete (Sunderland) akan jadi sosok yang bisa merepotkan USNMT di laga ini.
“Kami ingin bisa menjadi salah satu tim yang paling sulit dihadapi di Piala Dunia. Kami dapat mencapai itu dengan integritas, semangat juang, dan taktik yang matang. Kami mencari soliditas pertahanan, untuk bertahan dengan kualitas dan konsep yang jelas, untuk menjadi tim yang multifungsi,” kata pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro dikutip laman resmi APF.
Berdasarkan catatan historisnya, dalam lima pertemuan terakhir, Amerika Serikat berhasil menunjukkan dominasinya atas Paraguay dengan meraih tiga kemenangan. Sebaliknya, La Albirroja baru sekali pada 2007 silam.
Dalam laga kontra Paraguay, Amerika Serikat bisa saja menggunakan formasi 3-4-2-1 untuk memastikan permainan menyerang mereka berjalan apik. Agresivitas USMNT ini akan coba diredam oleh Paraguay yang memakai 4-3-3, tetapi secara teknis bermain defensif. (dm)
Baca Juga: Lionel Messi Pamer Magis Jelang Piala Dunia
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
AMERIKA SERIKAT (3-4-2-1): Matt Freese; Chris Richards, Tim Ream, Alex Freeman; Miles Robinson, Weston McKennie, Tyler Adams, Sergino Dest; Malik Tillman, Christian Pulisic; Folarin Balogun
Pelatih: Mauricio Pochettino
PARAGUAY (4-3-3): Gatito Fernandez; Juan Jose Caceres, Gustavo Gomez, Omar Alderete, Junior Alonso; Damian Bobadilla, Andres Cubas, Diego Gomez; Miguel Almiron, Antonio Sanabria, Julio Enciso
Pelatih: Gustavo Alfaro
