SATELITNEWS.COM, SERANG – Ratusan pesilat muda, mengikuti latihan gabungan (Latgab) Tapak Suci Serang Menyala, di pelataran Alun-alun Pancaniti, KP3B, Kota Serang. Kegiatan itu, sengaja dilakukan guna meningkatkan disiplin dan kemampuan di tengah gempuran digitalisasi.
Pelatih Tapak Suci, M. Seftiawan Pratama mengatakan, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari pendekatan pelatihan, yang mengedepankan pembentukan mental.
“Kegiatan latihan gabungan ini, sengaja dirancang agar para peserta mampu mengalihkan energi mereka dari ketergantungan pada gawai menuju aktivitas yang jauh lebih produktif dan menyehatkan fisik,” katanya.
Pria yang akrab disapa Kak Cepi ini mengatakan, latihan gabungan ini menjadi ajang silaturahmi antar pelatih dan siswa di Kota Serang agar saling mengenal antar unit latihan baik unit latihan umum maupun unit latihan di sekolahnya masing-masing.
“Disiplin yang diterapkan di setiap latihan merupakan solusi bagi anak-anak untuk melatih fokus dan tanggung jawab terhadap diri sendiri di tengah distraksi zaman,” tandasnya.
“Ini menjadi salah satu cara kita untuk ikut serta membangun karakter anak-anak penerus bangsa terutama anak-anak yang ada di Provinsi Banten,” sambungnya.
Baca Juga: Kapolres Pandeglang: Mari Tingkatkan Disiplin dan Pelayanan Untuk Masyarakat
Cepi juga mengatakan, latihan silat menjadi ruang yang aman bagi remaja untuk mengelola emosi agar mereka tidak mudah terpancing oleh pergaulan. Melalui bimbingan intensif, setiap peserta didik didorong untuk memiliki ketahanan mental yang kokoh agar tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks.
“Emosi anak jadi lebih stabil karena kan tersalurkan dengan kegiatan yang positif seperti olahraga beladiri silat,” pungkasnya.
Pelatih Tapak Suci lainnya, Rohimi mengatakan, konsistensi adalah kunci dalam membentuk mentalitas seorang pesilat. Menurutnya, tidak ada hasil instan dalam membangun karakter. Ia berharap, dengan digelarnya latihan gabungan, ini menjadi ruang untuk saling memotivasi antarpesilat dari berbagai sekolah.
”Kita tidak hanya mengajarkan teknik fisik seperti tendangan atau tangkisan saja, tetapi juga menanamkan akhlak dan adab. Ketika mereka sudah terbiasa disiplin di atas matras, secara otomatis nilai-nilai itu akan terbawa ke kehidupan sehari-hari mereka di rumah maupun di sekolah,” ujar Rohimi.
Rohimi juga menekankan bahwa Tapak Suci memiliki ciri khas yang membedakannya dengan perguruan bela diri lain. Sebagai perguruan yang bernaung di bawah Persyarikatan Muhammadiyah, Tapak Suci memadukan aspek seni bela diri dengan landasan spiritual yang kuat.
”Yang membedakan kami adalah filosofi ‘Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi lemah’. Kami tidak hanya membentuk fisik yang tangguh, tetapi juga membangun fondasi spiritual,” imbuhnya.
Baca Juga: Foto Latihan Gabungan Paskibra Jelang HUT RI di Kota Tangerang
Diketahui, dalam Latgab diikuti siswa dri berbagai sekolah mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi serta beberapa unit latihan umum seperti Tapak Suci Sayap Merpati, Tapak Suci Rajawali Curug, Tapak Suci Tiger Kick, Tapak Suci Jaguar serta Unit Latihan Langkah Silat. (adib)
