SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Geger, beberapa hari setelah melaksanakan kegiatan pelulusan, SMK Azzahra Nusantara, Kampung Heas, Desa Pasir Awi, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, dibobol maling, Minggu (21/6/2026) dini hari.
Informasi yang dihimpun, diduga pelaku masuk ke area sekolah melalui jendela belakang ruang labolatorium. Karena, jendela yang sudah dipasang teralis itu jebol dan jendelanya rusak.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Azzahra Nusantara, Haerul Salam mengatakan, kejadian itu diketahui oleh petugas kebersihan yang biasa datang ke sekolah pada pagi hari.
Menurutnya, pagi-pagi sekitar pukul 07.00 WIB dirinya mendapat telepon dari petugas kebersihan, yang melaporkan kejadian tersebut.
“Pagi-pagi saya ditelepon oleh petugas kebersihan, yaitu Bu Atminah, dia melaporkan kondisi sekolah yang sudah berantakan,” kata Haerul Salam, Minggu (21/6/2026).
Beberapa menit setelah menerima telepon, katanya, ia langsung bergegas menuju sekolah untuk memastikan dan melihat kondisi sekolah.
Baca Juga: Wisata Alam Pegunungan Di Pandeglang Makin Dilirik, Disparbud Ingatkan Pendaki Soal Ini
Kaget dan tak menyangka, ternyata situasi di sekolah sudah tak beraturan. Selian arsip di ruang Tata Usaha (TU) yang berantakan, laci-laci berserakan, juga sejumlah benda berharga milik sekolah, hilang.
Dijelaskannya, benda-benda yang hilang itu antara lain, CPU komputer 11 unit, Proyektor (infocus) 2 unit, TV 52 inc 1 unit, Laptop 1 unit dan kabel Swict 1 paket. Dengan total kerugian sekitar Rp37 Juta.
Jumlah siswa sekolah tersebut, katanya, sekitar 60 orang. Dan SMK Azzahra Nusantara itu, merupakan sekolah yang jurusannya Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).
“Kami bingung apa motif dibalik kejadian ini, karena selama ini kami tidak pernah menaruh kecurigaan terhadap siapapun. Mungkin ini ujian, dan semoga ada hikmah dibalik kejadian ini,” tambahnya.
Diakuinya, pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian, Polsek Banjar. Pihak Polsek-pun, tandasnya, sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Atas kejadian itu, kedepan pihaknya akan memperketat pengawasan dan penjagaan sekolah, salah satunya dengan merekrut penjaga sekolah yang distandby-kan 24 jam, serta memasang kembali teralis dan cctv. (mardiana)
Baca Juga: Rumah Warga Patia Ludes Terbakar, Dinsos Pandeglang Salurkan Bantuan Kedaruratan
