SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sebuah rumah mewah di Jalan Villa Golf Barat 2 Blok G1 RT 01/008, Kawasan Modernland, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, terbakar pada Selasa (28/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari charger telepon genggam yang menghanguskan satu kamar di lantai dua rumah.
Peristiwa tersebut terjadi di rumah milik Sarpan Siregar. Api melalap satu kamar berukuran sekitar 4 x 5 meter sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Korban Cibodas BPBD Kota Tangerang menerima laporan kejadian pada pukul 09.34 WIB. Sebanyak sembilan personel diterjunkan menggunakan tiga unit armada dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.44 WIB.
Sebelum petugas datang, pemilik rumah bersama warga sekitar dan petugas keamanan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), sehingga kobaran api berhasil dilokalisasi dan tidak merambat ke bagian rumah lainnya.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan saat petugas tiba, kondisi api sudah berhasil dikendalikan sehingga proses yang dilakukan adalah pendinginan. “Saat petugas tiba, api sudah berhasil dilokalisasi sehingga kami langsung melakukan proses pendinginan,” ujar Andia saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada charger handphone. “Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik dari charger handphone,” katanya. Insiden tersebut juga mengakibatkan empat orang mengalami luka. Satu korban terpeleset hingga pingsan saat proses penyelamatan, sementara tiga korban lainnya mengalami luka bakar ringan pada bagian tangan.
Seluruh korban langsung mendapatkan penanganan medis dari tim PMI yang berada di lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Empat korban sudah mendapatkan penanganan medis di lokasi dan tidak ada korban meninggal dunia,” jelas Andia.
Baca Juga: 84.750 Liter Air Bersih Sudah Disalurkan BPBD Kota Tangerang
Menurutnya, respons cepat warga bersama petugas keamanan sebelum armada pemadam tiba menjadi faktor penting yang mencegah api membesar. “Respons cepat warga dan petugas membuat api tidak sempat merambat ke bangunan lain,” ujarnya.
Petugas menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan sekitar pukul 10.10 WIB. Selanjutnya seluruh personel kembali ke posko pada pukul 10.40 WIB setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 50 juta.
BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan instalasi listrik maupun charger perangkat elektronik. Warga juga diminta memastikan kondisi kabel, colokan, dan charger tetap layak pakai serta tidak digunakan secara berlebihan untuk mencegah risiko kebakaran. “Pastikan instalasi listrik dan penggunaan charger dalam kondisi aman agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Andia. (ari)




















