SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Fraksi PKB DPRD Kota Tangerang meminta Pemerintah Kota Tangerang melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dengan fokus pada penyelesaian berbagai program prioritas yang masih menjadi pekerjaan rumah daerah.
Penanganan banjir, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik dinilai harus menjadi prioritas agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKB, Tasril Jamal, mengatakan pembahasan APBD 2027 merupakan momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memasuki tahun kedua. Menurutnya, setiap rupiah anggaran harus diarahkan pada program yang memberikan dampak nyata, bukan sekadar menghabiskan pagu anggaran.
“Kami meminta TAPD benar-benar menyusun anggaran yang tepat sasaran. Program yang belum tuntas harus menjadi prioritas agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Tasril dalam Rapat Bersama Tim TAPD Kota Tangerang di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (30/7/2026).
Selain itu, Tasril juga menyoroti proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2027 yang diperkirakan sebesar Rp3,208 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan target PAD dalam APBD 2026 yang mencapai sekitar Rp3,258 triliun.
Menurutnya, penurunan proyeksi tersebut harus menjadi perhatian serius karena menunjukkan masih besarnya tantangan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan yang dimiliki.
Baca Juga: Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir
“Kalau proyeksi PAD justru lebih rendah dari target tahun sebelumnya, ini harus menjadi bahan evaluasi. Pemerintah tidak boleh hanya menetapkan target, tetapi juga harus memiliki strategi yang jelas agar seluruh potensi pendapatan bisa dimaksimalkan. Jangan sampai masih ada peluang penerimaan daerah yang tidak tergarap secara optimal,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa TJ itu juga meminta Wali Kota Tangerang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, memasuki tahun kedua RPJMD, sudah saatnya setiap kepala OPD dinilai berdasarkan capaian kinerja, inovasi, serta kontribusinya dalam meningkatkan pelayanan publik maupun pendapatan daerah.
Tasril menegaskan, orientasi kerja OPD harus bergeser dari sekadar mengejar penyerapan anggaran (budget oriented) menjadi berorientasi pada hasil (result oriented).
“Saya berharap Pak Wali Kota berani mengevaluasi OPD yang tidak produktif, tidak mampu mengikuti ritme kerja yang cepat (gercep), serta tidak menunjukkan capaian yang optimal. Bila diperlukan, lakukan rotasi agar birokrasi semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan hasil nyata bagi masyarakat maupun peningkatan PAD Kota Tangerang,” pungkasnya. (aditya)


















