SATELITNEWS.COM, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membidik peluang pembangunan dua fasilitas berskala nasional, yakni Universitas Republik Indonesia (URI) dan pusat olahraga nasional, di Rangkasbitung.
Kedua proyek tersebut diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 600 hektare.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri, mengatakan peluang itu muncul setelah pihaknya berkomunikasi dengan PTPN IV Regional I KSO Distrik Jawa Barat terkait lahan perkebunan sawit di Rangkasbitung yang masa Hak Guna Usaha (HGU)-nya telah berakhir.
Dari komunikasi tersebut, Pemkab Lebak memperoleh informasi bahwa Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pemuda dan Olahraga membutuhkan lahan PTPN di Bogor untuk pembangunan URI dan pusat olahraga nasional. Melihat peluang itu, Pemkab mengusulkan agar lokasi pembangunan dialihkan ke Lebak.
“Kami mencoba berkomunikasi dengan pemerintah pusat bagaimana kalau dialihkan saja ke Lebak. Di Bogor sudah padat dan maju, sementara daerah penyangga ibu kota seperti kita juga perlu dikembangkan,” ujar Alkadri, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, lahan PTPN di Rangkasbitung layak dipertimbangkan karena peruntukannya perlu disesuaikan dengan rencana tata ruang terbaru Kabupaten Lebak. Selain itu, sebagian tanaman sawit telah berusia sekitar 30 tahun sehingga pemanfaatan lahannya untuk pembangunan dinilai tidak akan menimbulkan kerugian berarti.
“Karena selain secara tata ruang sudah tidak sesuai, ada juga perkebunan yang sudah 30 tahun usianya sehingga ketika dipergunakan untuk pembangunan tidak menimbulkan kerugian,” katanya.
Baca Juga: Kenal dari Aplikasi, Siswi SD di Lebak Dicabuli Pria Berusia 49 Tahun
Alkadri menyebut pembangunan URI diperkirakan membutuhkan sekitar 200 hektare lahan, sedangkan pusat olahraga nasional sekitar 400 hektare.
Jika terealisasi, proyek tersebut diyakini akan mendorong perkembangan Rangkasbitung, mulai dari sektor pendidikan, olahraga, hingga tumbuhnya infrastruktur dan aktivitas ekonomi baru.
Selain ketersediaan lahan, Lebak juga menawarkan keunggulan konektivitas dan dukungan infrastruktur, seperti pasokan air dari Waduk Karian serta akses yang dekat dengan jalan tol.
“Bicara lokasi strategis, karena kita punya persediaan air dari Waduk Karian, kemudian jarak akses dengan pintu tol juga dekat,” tutur Alkadri.
Pemkab Lebak berharap pemerintah pusat mempertimbangkan usulan tersebut karena proyek berskala nasional itu dinilai dapat mempercepat pengembangan kawasan.
Sebagai informasi, URI merupakan lembaga pendidikan kedinasan yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto untuk mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan dan sains.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Kolaborasi dengan BSSN RI, Kukuhkan Tim Tanggap Insiden Siber
Pada 22 Juli 2026, Prabowo melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur. (mulyana)




















