SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW, sebagai landasan dalam membangun daerah, khususnya dalam memperkuat akhlak, keimanan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Dewi Setiani, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Iman, Kampung Kaung Caang, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dewi Setiani didampingi Plt. Kabag Kesra Ratu Tanti Darmiasih dan Camat Cadasari Wawan Ruswandi. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat, dan dihadiri para ulama, pimpinan pondok pesantren, pimpinan majelis taklim, serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Dewi mengatakan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Rasulullah SAW, sekaligus meneladani akhlak dan kepemimpinannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, marilah kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai kekuatan, untuk membangun Kabupaten Pandeglang yang kita cintai,” ujar Bupati Dewi, Jumat (2/10/2026).
Ia menuturkan, Pandeglang yang selama ini dikenal sebagai kota santri dan kota religi, memiliki kekuatan besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman.
Baca Juga: Serentak Diresmikan, Bupati Dewi Sebut Program Bang Andra Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Nilai tersebut, kata dia, perlu terus dirawat sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan bermoral.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan infrastruktur. Pembangunan manusia juga, menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian.
“Kami meyakini, pembangunan tidak hanya cukup dengan infrastruktur saja. Pembangunan manusia juga tidak kalah penting. Ke depan, kita harus membangun akhlak, membangun keimanan, dan membangun peradaban,” pungkasnya.
Dewi berharap, dengan pembangunan yang berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan sumber daya manusia, Kabupaten Pandeglang dapat terus berkembang dan menjadi daerah yang maju tanpa meninggalkan nilai-nilai religius yang selama ini menjadi karakter masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama, kyai, ustaz dan ustazah, pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat yang selama ini ikut menjaga kondusivitas dan kehidupan religius di Kabupaten Pandeglang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ulama, para kyai, ustaz dan ustazah, pimpinan pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta seluruh masyarakat yang selama ini terus menjaga kehidupan yang aman, damai, religius, dan bertoleransi di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Dewi Setiani Teken Komitmen Bersama Demi Percepatan Penyusunan RDTR
Lebih lanjut, Dewi menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Pandeglang membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Pandeglang tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan doa dan restu dari Bapak dan Ibu sekalian untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pandeglang,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat, untuk terus memperkuat persatuan dan bersama-sama mengambil peran dalam pembangunan.
“Oleh karenanya, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu, bergerak, dan memberikan dampak bagi masyarakat kita,” tambahnya.
Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Iman, KH. Suherman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Pandeglang beserta jajaran, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di pesantrennya.
“Terima kasih kepada Ibu Bupati Pandeglang. Alhamdulillah, luar biasa beliau bisa hadir dalam acara Maulid ini, meskipun dengan kesibukan yang ada. Kami juga mengucapkan terima kasih, kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, turut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Pandeglang KH. Tb. Uuf Zaki Ghufron Ma’ani, Ketua MUI Kecamatan Cadasari KH. Ahmad, para alim ulama, serta para pimpinan majelis taklim.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh KH. Jamaludin dari Cisolok Jengkol.
Peringatan Maulid tersebut, menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, ulama, pesantren, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Pandeglang. (mardiana)



















