SATELITNEWS.COM, SERANG – Sebanyak 7,2 juta warga Banten, memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi penyakit. Program yang diinisiasi Gubernur Banten Andra Soni itu, banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Aan (53) warga Kota Serang mengaku, sangat terbantu karena bisa mendapatkan peringatan dini terkait kondisi tubuhnya. Oleh karena, dirinya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk memeriksa kesehatan.
”Alhamdulillah, dengan adanya CKG ini kita bisa tahu kondisi kesehatan kita, jadi bisa lebih mengingatkan untuk terus berjaga-jaga dan menjaga kesehatan,” katanya, usai mengikuti pemeriksaan CKG di Gedung Gelanggang Remaja (GGR) Ciceri, Kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (1/10/2026).
Rumini (58), warga lainnya mengatakan, program CKG sangat meringankan beban masyarakat karena selain mendapatkan fasilitas pemeriksaan, warga juga diberikan obat-obatan yang sesuai dengan hasil diagnosis.
“Sangat terbantu. Kita bisa cek kesehatan dan langsung diberikan obatnya juga. Terima kasih atas adanya program ini,” tambahnya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, hingga saat ini lebih dari 7,2 juta warga Banten, telah memanfaatkan program tersebut untuk mendeteksi berbagai penyakit. Tingginya angka partisipasi masyarakat, menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Baca Juga: Masyarakat Lebak Selatan Kini Tak Perlu Jauh untuk Cuci Darah
”Alhamdulillah, program cek kesehatan ini diminati oleh masyarakat. Untuk Kota Serang sendiri, capaiannya telah mencapai 56 persen atau setara dengan 419 ribu warga yang telah memeriksakan kesehatannya,” tandasnya.
Andra Soni menjelaskan, program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah menuju terciptanya masyarakat yang sehat. Adapun layanan dalam program CKG mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol total, trigliserida, High-Density Lipoprotein (HDL), serta pemeriksaan paru-paru atau toraks.
”CKG ini penting, sebagai upaya kita menuju hidup sehat. Kami berharap, masyarakat semakin peduli dengan kondisi kesehatannya masing-masing,” ujarnya.
Selain berfokus pada pengecekan kesehatan umum, Gubernur Banten Andra Soni juga menekankan, Pemprov Banten tengah menggencarkan program ‘Temukan, Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis’ (TOSS TB), sebagai upaya melacak dan menekan kasus TBC.
”TBC merupakan salah satu penyakit menular yang perlu diantisipasi secara serius, mengingat Indonesia merupakan negara dengan peringkat kedua sebaran TBC tertinggi di dunia,” jelas Gubernur.
Dia mengaku, Banten saat ini menjadi salah satu daerah dengan capaian penemuan kasus baru TBC yang tinggi.
Baca Juga: Dua Sekolah Rakyat di Banten Mulai Beroperasi, Andra: Tangerang Segera Menyusul
Tingginya angka ini, bukan hal yang harus ditutupi, melainkan sebuah indikator keberhasilan deteksi dini dan kerja sama yang baik, antara pemerintah dan masyarakat.
”Ini menandakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) kita telah bekerja sama secara masif dengan masyarakat, untuk menemukan para pasien TBC di lapangan, untuk kemudian segera diobati sampai sembuh total,” pungkasnya. (adib)



















