SATELITNEWS.COM, LEBAK–Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perdesaan dinilai memiliki dampak besar terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Akses yang semakin baik diyakini dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka jalur distribusi hasil pertanian dan komoditas lokal.
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebak melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Menurut Hasbi, dukungan tersebut sangat berarti bagi daerah yang masih memiliki keterbatasan kemampuan anggaran. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dinilai penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Insya Allah jalan adalah kebutuhan utama pembangunan daerah. Dengan adanya bantuan melalui pemerintah provinsi, program Bang Andra ini alhamdulillah berkah dan sangat dirasakan,” kata Hasbi saat menghadiri peresmian jalan program Bang Andra di Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Rabu (30/9/2026).
Ia menilai keberadaan jalan yang memadai bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan masyarakat. Infrastruktur tersebut juga menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, terutama bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian dan perdagangan. Hasbi mengatakan, semakin mudah akses transportasi, maka semakin terbuka pula peluang masyarakat dalam memasarkan berbagai hasil produksi desa.
“Dengan jalan yang baik, aktivitas masyarakat juga semakin mudah. Hasil pertanian dan komoditas masyarakat bisa lebih mudah dibawa dan dipasarkan,” ujarnya. Di sisi lain, Hasbi mengakui pembangunan infrastruktur di Lebak masih membutuhkan dukungan dari pemerintah di tingkat yang lebih tinggi. Keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah kabupaten harus menentukan skala prioritas dalam setiap pembangunan.
Baca Juga: Serentak Diresmikan, Bupati Dewi Sebut Program Bang Andra Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Ia menjelaskan, pembangunan yang bersumber dari APBD tidak dapat dilakukan secara serta-merta karena harus melewati proses perencanaan, penganggaran hingga pembahasan bersama lembaga legislatif. “Yang APBD itu adalah produk politik antara pihak eksekutif, gubernur dengan DPRD Provinsi Banten dalam hal ini,” katanya.
Karena itu, Hasbi berharap sinergi antara Pemkab Lebak dengan Pemprov Banten dapat terus berjalan. Menurutnya, dukungan program pembangunan dari provinsi menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur. “Insya Allah kita kolaborasi mewujudkan Banten yang maju, adil, merata dan tidak korupsi,” tuturnya.
Peresmian jalan di Desa Kadujajar tersebut turut dihadiri sejumlah pihak, termasuk Anggota DPRD Provinsi Banten asal Lebak Musa Weliansyah. Kehadiran infrastruktur baru itu diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Hasbi kembali menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Banten terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Lebak. Ia berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut sehingga pembangunan jalan di wilayah perdesaan semakin merata. “Kepada Gubernur kita, Insya Allah sing berkah, sing kuat, sing sehat,” ucap Hasbi. (mulyana)



















