SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Sebanyak 31 rumah sakit di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, dilibatkan dalam kerja sama untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten 2026.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Panitia Besar (PB) Porprov Banten 2026 dengan sejumlah rumah sakit di Tangsel, Rabu (23/9).
“Hari ini kita ada MOU dengan beberapa rumah sakit terkait Porprov Banten. Saya sebagai Ketua Porprov Banten untuk bekerja sama dalam menangani atlet-atlet kita atau para ofisial dan pelatih yang akan mengikuti pertandingan nanti pada saat Porprov,” ujar Ketua PB Porprov Banten 2026, Pilar Saga Ichsan saat ditemui di DPRD Tangsel.
Pilar mengatakan bahwa keterlibatan seluruh fasilitas kesehatan di Tangsel menjadi bagian penting dalam menyukseskan ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi medis selama pertandingan, termasuk cedera yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit.
“Jadi kita akselerasi bersama-sama supaya semua rumah sakit di Tangsel ini, baik RSUD maupun swasta, mereka bisa mendukung. Apabila mana kala ada yang cedera, amit-amit ya, kalau ada yang cedera, ada yang membutuhkan, itu bisa dirujuk ke mana saja,” ungkapnya.
Pilar menyebut total terdapat 31 rumah sakit di Tangsel yang dilibatkan dalam dukungan layanan kesehatan Porprov Banten 2026. Ia menilai seluruh fasilitas kesehatan tersebut memiliki peran dalam memastikan penyelenggaraan berjalan dengan baik.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 24 September 2026, Cek Lokasinya
Pada Porprov Banten 2026, jumlah atlet, ofisial, dan pelatih yang terlibat diperkirakan mencapai sekitar 8.000 hingga 9.000 orang. Mereka berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Pilar menjelaskan, terkait pembiayaan layanan kesehatan, masing-masing kontingen daerah memiliki mekanisme perlindungan kesehatan tersendiri. Khusus atlet, menurutnya, terdapat ketentuan penggunaan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kalau atlet harus pakai BPJS Ketenagakerjaan, tidak bisa pakai BPJS Kesehatan. Yang lain kembali kepada daerah masing-masing,” jelasnya.
Meski demikian, PB Porprov Banten 2026 tetap menyiapkan langkah antisipasi apabila terdapat atlet atau ofisial dari daerah lain yang membutuhkan penanganan medis ketika bertanding di Tangsel.
“Tapi prinsipnya, dicover atau tidak, kita sebagai panitia ini punya tanggung jawab untuk bagaimana cari solusi. Nah, ini makanya kita ajak nih rumah sakit. Mau dia atlet dari Pandeglang, mau dari Cilegon, amit-amit nih ya. Jangan sampai ada patah tulang, ada pingsan, atau ada masalah apa. Ya, tetap PB Porprov harus bisa berperan juga,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kontingen Tangsel sendiri, Pilar memastikan para atlet telah mendapatkan perlindungan kesehatan. Jumlah atlet dan ofisial Tangsel yang akan terlibat dalam Porprov Banten 2026 diperkirakan sekitar 1.000 orang.
Baca Juga: SIM Keliling Tangsel Rabu 23 September 2026, Cek Lokasinya
“Atlet wajib, sudah dong pasti ter-cover,” katanya. (eko)

















