Rabu, 30 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Kisah Penjaga Makam di Lebak: Belasan Tahun Tak Digaji, Hidup di Gubuk Berlantai Tanah

Oleh Made Nusantara
Rabu, 30 Sep 2026 17:54 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Lebak
Kisah Penjaga Makam di Lebak: Belasan Tahun Tak Digaji, Hidup di Gubuk Berlantai Tanah

PENJAGA MAKAM: Saen (53) warga Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, penjaga makam yang tak digaji dan hidup sederhana. MULYANA/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK—Lantainya bukan keramik. Bukan pula semen yang kokoh. Hanya tanah yang setiap hari dipijak Saen (53) saat bangun dan beristirahat di sebuah gubuk sederhana di Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Dinding bilik bambu menjadi pelindungnya dari panas dan hujan. Luasnya sekitar 5×5 meter. Di tempat sederhana itulah Saen menjalani hidup seorang diri.

Namun, keterbatasan tempat tinggal bukan satu-satunya cerita dalam kehidupan Saen. Ada perjalanan panjang yang telah ia jalani selama sekitar 15 tahun sebagai penjaga tempat pemakaman umum (TPU) di kampungnya. Setiap hari, ia datang ke area makam dengan peralatan sederhana. Dedaunan yang berserakan dibersihkan, lingkungan makam dirapikan dan area pemakaman dijaga agar tetap terawat. Pekerjaan itu dilakukan bertahun-tahun tanpa gaji tetap. “Enggak ada gaji. Gaji di akhirat itu,” kata Saen, Rabu (30/9/2026).

Tidak adanya penghasilan tetap membuat kehidupan Saen berjalan dengan cara yang sederhana. Ia tidak mempunyai pekerjaan lain yang menjadi sumber pendapatan. Hidup pun dijalani seorang diri karena hingga kini ia belum berkeluarga.

Saat warga datang berziarah, terkadang ada yang memberikan uang kepadanya. Dari situlah sebagian kebutuhan hariannya dipenuhi. Nominal yang diterima tidak pernah pasti. Sekali mendapat pemberian, biasanya berkisar Rp20 ribu hingga Rp50 ribu. Tetapi pemberian tersebut tidak datang setiap hari. “Kalau ada yang ngasih, saya terima. Orang saya juga butuh makan,” ujarnya.

Ketika tidak ada pemberian, Saen berusaha bertahan dengan apa yang dimiliki. Kebutuhan hidupnya pun dibuat seminimal mungkin. Untuk beras, misalnya, ia memperkirakan hanya membutuhkan sekitar setengah liter dalam sehari. Bagi Saen yang hidup seorang diri, jumlah tersebut dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. “Itu enggak tiap hari, tapi alhamdulillah cukup aja. Sekecil apa pun kalau dicukupin,” tuturnya.

Kondisi tempat tinggal Saen menjadi gambaran lain dari kehidupan yang dijalaninya. Gubuk yang ditempatinya selama sekitar tiga tahun terakhir dibangun dengan material yang sebagian berasal dari tetangga. Bambu dan kayu diberikan warga, sementara proses pengerjaannya dilakukan sendiri. “Bambunya, kayunya dari tetangga. Yang ngerjain saya sendiri,” katanya.

Baca Juga: Serentak Diresmikan, Bupati Dewi Sebut Program Bang Andra Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Sebelum tinggal di gubuk tersebut, Saen mengaku hanya menumpang di emperan rumah milik kakaknya. Kini, sebuah amben sederhana menjadi tempatnya duduk dan beristirahat. Tidak banyak perabotan di dalamnya. Saat hujan turun, air terkadang merembes masuk karena lantai gubuk masih berupa tanah. Meski demikian, Saen tidak melihat tempat itu sebagai sesuatu yang harus diratapi. “Kalau kondisi bukan rumah sih sebenarnya gubuk bilik. Menurut saya masih layak buat saya. Karena hidupnya juga sendiri,” ujarnya.

Untuk kebutuhan air, Saen memanfaatkan aliran dari rumah tetangga. Air itu digunakan untuk mandi dan mencuci peralatan makan. Sementara kebutuhan sanitasi dipenuhi dengan fasilitas sederhana yang dibuat di belakang gubuk. Di tengah kehidupan serba terbatas tersebut, Saen mengaku namanya tercatat dalam kategori Desil 3 pada data kesejahteraan sosial. Namun, ia mengatakan belum menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

BeritaTerbaru

Jalan Desa Dibenahi, Bupati Lebak Apresiasi Dukungan Pemprov Banten

Jalan Desa Dibenahi, Bupati Lebak Apresiasi Dukungan Pemprov Banten

Rabu, 30 Sep 2026 18:15 WIB
MELIHAT KDMP : Gubernur Banten Andra Soni, melihat KDMP yang sudah beroperasi di wilayah Tangerang Raya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Ribuan Manajer KDMP di Banten Masih Dibiarkan Kosong

Rabu, 30 Sep 2026 18:13 WIB
SERAH TERIMA BANTUAN -- Kodim 0601/Pandeglang hadiri acara serah terima bantuan KKP untuk masyarakat pesisir, di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Kampung Muara Dua, Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

Hadiri Penyerahan Bantuan KKP, Kodim 0601/Pandeglang Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 30 Sep 2026 18:03 WIB
PERESMIAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, turut mengikuti peresmian program Bang Andra melalui zoom meeting, yang dilaksanakan di Desa Sukalangu, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Rabu (30/9/2026). (ISTIMEWA)

Serentak Diresmikan, Bupati Dewi Sebut Program Bang Andra Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Rabu, 30 Sep 2026 17:46 WIB

Bantuan yang pernah diterimanya justru berasal dari pemerintah desa. Beras dan uang dari dana desa menjadi bantuan yang selama ini pernah ia rasakan. “Dari desa doang. Selain dari itu belum ada,” tuturnya. Meski hidup dengan penghasilan yang tidak menentu, Saen tetap menjalankan pekerjaannya. Tidak ada hitungan gaji setiap bulan yang bisa menjadi pegangan. Tidak pula ada kepastian berapa uang yang akan diperoleh setelah seharian berada di TPU. Tetapi keesokan harinya, ia kembali melakukan hal yang sama.

Menyapu makam, membersihkan lingkungan dan memastikan tempat pemakaman tetap terawat. Bagi Saen, mungkin hidupnya jauh dari kata berlebih. Namun, ia memilih menjalaninya tanpa banyak mengeluh. Apa pun yang didapat berusaha dicukupkan, sekecil apa pun rezeki yang datang. Dari gubuk berlantai tanah itu, Saen tetap menjalani hidupnya dengan satu pegangan sederhana: terus bekerja selama masih mampu dan mensyukuri apa yang dimiliki. “Sekecil apa pun kalau disyukuri pasti cukup,” ucapnya.(mulyana)

 

Tags: Hidup di Gubuk Berlantai TanahKisah Penjaga Makam di Lebak: Belasan Tahun Tak DigajiPenjaga TPU
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

MEMBERIKAN KETERANGAN : Kepala BKD Banten Ai Dewi Suzana, menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Kewenangan 1.200 Guru P3K Bakal Ditarik Pusat, Pemprov Banten Masih Menunggu Regulasi

Rabu, 30 Sep 2026 17:28 WIB
RSUD Labuan, tampak dari depan. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Dikabarkan Pasien Meninggal Dunia di RSUD Labuan, Pihak Manajemen Membantah

Rabu, 30 Sep 2026 17:18 WIB
PERSIAPAN EVAKUASI : Personel Basarnas Banten melakukan persiapan evakuasi dan menjemput ketiga nelayan, yang mengalami mati masin ditengah laut di perairan Anyer, Kabupaten Serang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Mesin Kapal Mati, Basarnas Banten Evakuasi 3 Nelayan dari Tengah Laut

Rabu, 30 Sep 2026 17:01 WIB
SAMBUTAN -- Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi, menyampaikan sambutan di acara Tasyakuran Porwan 5 Tahun, Rabu (30/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)
Banten Region

Hadiri Tasyakuran Porwan 5 Tahun, Wabup Iing: Jadikan Momentum untuk Kontemplasi

Rabu, 30 Sep 2026 10:29 WIB
PENANDATANGANAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region I, bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Selasa (29/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Dewi Setiani Teken Komitmen Bersama Demi Percepatan Penyusunan RDTR

Selasa, 29 Sep 2026 20:26 WIB
SALURKAN BANTUAN AIR BERSIH -- Personel Koramil 0109/Munjul Kodim 0601/Pandeglang, kembali melaksanakan kegiatan sosial, berupa penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat, Selasa (29/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Koramil 0109/Munjul Salurkan 8.000 Liter Air Bersih

Selasa, 29 Sep 2026 20:23 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ganda Putra Bulutangkis Sumbang Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Ganda Putra Bulutangkis Sumbang Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 Sep 2026 16:58 WIB
Kepala DPMD Provinsi Banten, Gunawan Rusminto. (ISTIMEWA )

538 Desa di Banten Ajukan Bankeu, Batas Akhir Pengajuan Bulan Oktober

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB
Kisah Penjaga Makam di Lebak: Belasan Tahun Tak Digaji, Hidup di Gubuk Berlantai Tanah

Kisah Penjaga Makam di Lebak: Belasan Tahun Tak Digaji, Hidup di Gubuk Berlantai Tanah

Rabu, 30 Sep 2026 17:54 WIB

Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas

Jumat, 25 Sep 2026 14:57 WIB
Remaja Perempuan Tangsel Disekap Lima Hari di Jakarta Timur

Remaja Perempuan Tangsel Disekap Lima Hari di Jakarta Timur

Kamis, 24 Sep 2026 08:13 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.