SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Nenek Sanawiah (61), warga Kampung Sukarame, Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, yang selama bertahun-tahun hidup sebatang kara, nyaris tertimpa reruntuhan rumahnya yang sudah rapuh dimakan usia.
Beruntung, ia dapat menyelamatkan diri saat mendengar suara patahan kayu atau bambu atap rumahnya, di saat ia sedang makan di ruang tengah rumahnya.
Tak lama Nenek Sanawiah berhasil keluar rumahnya, sontak rumah dengan bahan material didominasi rumbai dan bambu itu, seketika ambruk.
“Saya kaget, gak nyangka bakal roboh sekaligus begitu,” aku Nenek Sanawiah, Minggu (23/8/2026).
Katanya, rumah itu sudah sekira 15 tahun lebih belum pernah mendapat perbaikan atau rehab, karena faktor ekonomi. Bahkan, untuk kebutuhan makan sehari-hari saja, ia kerepotan.
“Mau diperbaiki, enggak punya uang,” tandasnya, miris.
Baca Juga: Korsleting Listrik, 1 Rumah di Cimanuk Pandeglang Ludes Terbakar
Ambruknya rumah Nenek Sanawiah itu-pun, mengundang perhatian warga sekitar yang berangsur datang untuk membantu memperbaiki rumahnya, dengan bahan material seadanya.
Masyarakat-pun langsung memilah bahan material yang sekiranya masih dapat digunakan, atau dimanfaatkan untuk membangun kembali rumahnya. Nenek Sanawiah-pun, untuk sementara diungsikan ke rumah tetangganya atau saudaranya yang tak jauh dari rumahnya.
Hal itupun, mengundang keprihatinan dari berbagai pihak terkait, baik relawan kemanusiaan, TNI/Polri, aparatur desa, kecamatan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Pembina Boedak Saung Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, pihaknya mendapat laporan dan mendengar informasi peristiwa tersebut.
Atas hal itu, ia berkoordinasi dengan Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang, Rahmat Baihaki. Yang kemudian, berkoordinasi pula dengan para pihak terkait lainnya.
“Alhamdulillah, atas kerjasama semua pihak terkait, kami berkesempatan memberikan bantuan kedaruratan kepada Nenek Sanawiah, seperti makanan siap saji, matras kasur, peralatan dapur, serta kebutuhan lainnya,” ungkap Ade.
Baca Juga: Andra Soni: Irigasi Cisata Pandeglang Tingkatkan Produktivitas Petani
Ketua Tagana Kabupaten Pandeglang Rahmat Baihaki juga mengatakan, pihaknya mengimbau warga melalui perangkat desa setempat, agar bersama sama memerhatikan kondisi Nenek Sanawiah.
“Alhamdulillah, warga bergotong royong membantu Nenek Sanawiah,” ujarnya.
Ditambahkannya, pihaknya juga akan berupaya mendorong agar Nenek Sanawiah kembali memiliki rumah yang laik huni. Agar kehidupannya lebih aman, nyaman dan tenang. (mardiana)
























