SATELITNEWS.COM, LEBAK–Buaya muara berukuran jumbo yang dievakuasi Tim Rescue Damkar Kabupaten Lebak dari kawasan Pantai Pasir Putih, Kecamatan Cihara, kini diserahkan kepada Balai Pengelolaan Kelautan dan Pesisir (PK) Pontianak, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Buaya sepanjang 3,4 meter dengan berat diperkirakan hampir mencapai dua kuintal itu selanjutnya akan menjalani karantina sebelum dibawa ke tempat penampungan di Depok, Jawa Barat. Di sana, satwa bernama latin Crocodylus porosus tersebut akan menjalani pemeriksaan dan rehabilitasi.
Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Pertama Balai PK Pontianak KKP RI, Kattia Setiyani Widiastuti, mengatakan pihaknya memiliki tempat penampungan di Depok yang akan digunakan untuk merawat buaya tersebut. “Kita memang kebetulan punya tempat penampungan di Depok dan nanti kita tampung untuk kita rehabilitasi dan mungkin perawatan lebih lanjut. Nanti kita biasanya akan cek dulu keadaannya seperti apa,” kata Kattia saat ditemui di Mako Damkar Lebak, belum lama ini.
Menurut Kattia, pemeriksaan akan dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi fisik buaya setelah dievakuasi. Penanganan berikutnya akan disesuaikan dengan hasil pemeriksaan tersebut. “Nanti kita sudah ada beberapa buaya yang lain juga. Nanti akan dimasukkan bersama dengan yang lain,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengukuran, buaya tersebut memiliki panjang 3,4 meter. Sementara beratnya diperkirakan mencapai hampir dua kuintal. “Panjangnya 3,4 meter. Kalau berat kita belum sempat ukur, tapi ada perkiraan dua kuintal karena tadi lumayan butuh effort juga buat mengangkatnya,” terang Kattia.
Kattia belum dapat memastikan apakah buaya tersebut nantinya akan kembali dilepasliarkan setelah menjalani rehabilitasi. Selain kondisi satwa yang masih harus diperiksa, pelepasliaran juga membutuhkan pertimbangan matang agar tidak menimbulkan persoalan baru. “Karena kalau di Pulau Jawa kan padat penduduk. Kemudian dilepasliarkan takut menimbulkan konflik baru di lokasi pelepasliarannya,” ungkapnya.
Baca Juga: KKP Perkuat Komitmen Untuk Optimalkan Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Untuk sementara, buaya tersebut akan ditempatkan di penangkaran sampai ada keputusan lebih lanjut mengenai penanganannya. “Jadi memang untuk sementara akan kita tangkarkan dulu saja,” sambung Kattia.
Sebelumnya, buaya muara tersebut berhasil dievakuasi Tim Rescue Damkar Kabupaten Lebak dari kawasan Pantai Pasir Putih, Cihara, pada Rabu (19/8/2026) dini hari.
Komandan Regu Damkar Kabupaten Lebak Sektor 5 Bayah, Ade Apriyadi, mengatakan laporan keberadaan buaya diterima petugas sekitar pukul 01.00 WIB. Mendapat informasi dari warga, tim langsung bergerak menuju lokasi. Ukuran buaya yang mencapai 3,4 meter membuat proses evakuasi tidak mudah. Apalagi, petugas hanya mengandalkan peralatan sederhana untuk mengamankan satwa liar tersebut.
“Tanpa peralatan yang cukup, kita hanya menggunakan seutas tambang dan dibantu teman-teman dari BPBD dan Polsek Cihara,” kata Ade. Tambang tersebut digunakan untuk menjerat dan mengendalikan pergerakan buaya hingga akhirnya dapat diamankan. Setelah berhasil dievakuasi, buaya dibawa ke Mako Pos Sektor 5 Bayah. “Alhamdulillah bisa kita amankan dan kita bawa ke Mako Pos Sektor 5 Bayah,” ujarnya.
Ade menyebut kemunculan buaya di kawasan Pantai Pasir Putih merupakan kejadian pertama yang diketahui pihaknya. Kendati demikian, warga sebelumnya pernah melaporkan kemunculan buaya di wilayah sekitar Bayah. “Baru pertama kali. Sebelumnya ada di Jembatan Dua Bayah, di bantaran sungai di sana. Dan ini baru ditemukan lagi setelah sekian lama di Pantai Pasir Putih Cihara,” katanya.
Terkait kemungkinan kawasan Cihara menjadi habitat buaya muara, Ade mengaku belum dapat memastikan. Namun, berdasarkan informasi warga, kemunculan buaya di sejumlah sungai di wilayah tersebut bukan hal yang asing. “Kami juga belum tahu. Yang pasti menurut cerita teman-teman atau dari warga yang di sana memang sering ada yang melihat buaya di sungai-sungai karena memang sungainya banyak di sana,” pungkasnya.(mulyana)
Baca Juga: Kenal dari Aplikasi, Siswi SD di Lebak Dicabuli Pria Berusia 49 Tahun




















