SATELITNEWS.COM, SERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, menetapkan sejumlah prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan infrastruktur wilayah, penguatan layanan dasar, serta dukungan terhadap pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengatakan belanja pegawai masih menjadi komponen terbesar dalam struktur anggaran daerah. Alokasi untuk gaji pegawai mencapai sekitar Rp800 miliar.
“Kalau yang terbesar masih tetap gaji pegawai. Gaji pegawai itu sampai Rp800 Miliar,” ujar Zaldi, usai rapat paripurna tentang persetujuan penetapan Raperda Perubahan APBD Kabupaten Serang 2026, Rabu (16/9/2026).
Sementara, untuk belanja pembangunan, Pemkab Serang mengalokasikan anggaran untuk sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah persiapan pembangunan PSEL, termasuk pematangan lahan.
Selain PSEL, pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan ruangan di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang. Pembangunan tersebut diperuntukkan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang nantinya mulai dipindahkan ke kawasan Puspemkab pada 2027.
Baca Juga: Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi
“Untuk pembangunan, salah satunya kita fokus ke PSEL, persiapan lahan. Kemudian juga ada pembangunan ruangan di Puspemkab untuk OPD-OPD yang sudah ada di sini untuk mulai pindah di tahun 2027,” ujarnya.
Pemkab Serang juga memberikan perhatian terhadap pemenuhan Universal Health Coverage (UHC), sebagai bagian dari penguatan layanan dasar masyarakat.
Zaldi menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) terus melakukan konsolidasi terhadap berbagai kegiatan, terutama proyek konstruksi dan proses pengadaan, agar tidak terjadi pekerjaan yang harus dilanjutkan melalui anggaran tahun berikutnya.
“Mudah-mudahan tidak akan ada luncuran. Jadi semuanya sudah kita coba konsolidasi, terutama yang pengadaan-pengadaan konstruksi dan proses pengadaannya,” ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini proses pengadaan untuk pekerjaan fisik telah mencapai sekitar 60 persen.”Kalau sekarang hari ini pengadaan itu sudah di 60 persen. Itu ceritanya tentang fisik,” tukasnya.
Sementara, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan perubahan APBD Kabupaten Serang akan diarahkan untuk mendukung sejumlah kebutuhan prioritas masyarakat.
Baca Juga: Polisi dan Petugas Kebersihan Kecamatan Cikande Bersih – bersih Sampah Liar
“Yang jelas fokus pada perubahan APBD ini, kita fokuskan pada peningkatan infrastruktur wilayah, kemudian penguatan layanan dasar, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan,” ujar Ratu Rachmayuzakiyah.
Selain infrastruktur dan layanan dasar, pemerintah daerah juga memastikan dukungan anggaran untuk pembangunan PSEL masuk dalam APBD Perubahan.
Ia menyebut anggaran sekitar Rp6,5 Miliar disiapkan untuk pematangan lahan PSEL.
“Itu harus masuk di anggaran perubahan ini. PSEL untuk pematangan lahan kurang lebih Rp6,5 Miliar, dan kita sudah anggarkan di perubahan ini,” tandasnya. (sidik)
























