SATELITNEWS.COM, SERANG – Memasuki hari ketujuh, pencarian rombongan wartawan yang dikabarkan hilang di perairan Selat Sunda, tim SAR gabungan mengerahkan puluhan kapal. Tindakan itu dilakukan, sebagai upaya memudahkan proses pencarian terhadap para korban.
Diketahui, armada kapal yang diterjunkan itu yakni Kapal Negara (KN) SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa 224, KN SAR Antasena 234, Kalal Angkatan Laut (KAL) Anyer, Kapal Polisi (KP) Sanjaya, Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Banten, RIB 02 Lampung, Kapal Republik Indonesia (KRI) Lepu, KRI Leuser, KRI Teluk Gili Manuk, Kapal Patroli (KP) 2016, KP 2013, KP 1003, KP 1012, KP 1010, KP 1007, KP Urc Chan, dan Rigid Buoyant Boat (RBB) Pulau Peucang.
Selain armada laut, tim gabungan juga menyiagakan belasan mobil penyelamat di darat, seeprti Rescue Car Basarnas 3 unit, Rescue Car Polairud Polda Banten 2 Unit, Rescue Car Satuan Brimob Polda Banten 2 Unit, Rescue Car BPBD Provinsi Banten 1 Unit, Rescue Car Baznas RI 1 Unit,
Kemudian, Rescue Car Baznas Provinsi Banten 1 Unit, Rescue Car Sar MTA 1 Unit, Communication Mobile Basarnas 1 Unit, Truck Personil Basarnas 2 Unit, Truck Personil Satuan Brimob Polda Banten 1 Unit, Ambulance Biddokes Polda Banten 2 Unit, Ambulance Dinkes Provinsi Banten 1 Unit, Ambulance FBn 2 Unit, Truck Brimob Polda Banten 1 Unit,
Selanjutnya, Truck Dinsos Provinsi Banten 1 Unit, Truck Toilet Portabel BPBD Provinsi Banten 1 Unit, Truck Toilet Portabel Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Truck Air Dinsos Provinsi Banten 1 Unit, dan Truck Air DPUPR Provinsi Banten 1 Unit. Selain itu, dari sektor udara juga diterjunkan helikopter HR 3604, dan Drone Thermal Basarnas TTK dua 2 unit
Kepala Badan Search and Rescue (Basarnas) Banten Al Amrad mengatakan, operasi SAR terus dioptimalkan melalui pengerahan berbagai unsur dan perluasan sektor pencarian di perairan Selat Sunda.
Baca Juga: Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Gabungan Kembali Sisir Ribuan Mil Perairan Selat Sunda
“Memasuki hari ketujuh, kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, untuk mencari dan menemukan delapan korban yang masih hilang,” katanya, Senin (14/9/2026).
“Tim SAR Gabungan, melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor, serta melibatkan unsur laut, udara, dan darat,” sambungnya.
Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas, Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis (43), jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal (51), pekerja lepas.
Pada pelaksanaan operasi SAR hari ketujuh, pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dengan membagi wilayah operasi menjadi tujuh sektor, yaitu Sektor X seluas 831 NM², Sektor Z seluas 512 NM², Sektor V seluas 1.182 NM², Sektor W seluas 1.167 NM², Sektor U seluas 481 NM², Sektor Y seluas 413 NM², serta Sektor H seluas 2.063 NM².
“Pencarian di masing-masing sektor melibatkan sejumlah unsur laut, di antaranya KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, KRI Leuser, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Lepu, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, serta sejumlah kapal patroli lainnya,” pungkasnya.
Selain pencarian melalui jalur laut, operasi SAR juga didukung unsur udara berupa helikopter HR 3604 dan dua unit drone thermal Basarnas.
Baca Juga: Polda Banten Tegaskan Barang-barang Yang Ditemukan Bukan Milik Kapal Rombongan Wartawan
Dukungan darat melibatkan personel serta sarana prasarana dari Basarnas, TNI, Polri, BNPB, BPBD, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan berbagai potensi SAR lainnya.
Operasi pencarian, dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi cuaca di wilayah perairan Selat Sunda.
Berdasarkan laporan rencana operasi, cuaca berawan, angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 10–20 knot, serta tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.
“Kami mengimbau seluruh unsur SAR Gabungan, untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan pencarian. Kami juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat, agar upaya pencarian terhadap delapan korban ini dapat segera membuahkan hasil,” katanya.
Hingga pelaksanaan rencana operasi SAR hari ketujuh, delapan korban masih berstatus dalam pencarian.
Tim SAR Gabungan, akan terus melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi, perkembangan situasi di lapangan, dan hasil evaluasi bersama. (adib)
























