SATELITNEWS.COM, SERANG – Hingga hari keenam, Tim SAR gabungan belum menemukan rombongan wartawan dan 3 kru kapal, yang dikabarkan hilang di perairan Selat Sunda. Memasuki hari ketujuh, Gubernur Banten meminta agar proses pencarian dipertimbangkan untuk diperpanjang hingga beberapa hari ke depan.
Diketahui, proses pencarian orang hilang dilakukan selama tujuh hari sejak hari pertama dilaporkan hilang.
Hal itu, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencarian. Artinya, hari Senin (14/9/2026) ini merupakan hari terakhir pencarian rombongan wartawan yang hilanhg di perairan Selat Sunda, saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Gubernur Banten Andra Soni, meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mempertimbangkan perpanjangan operasi.
Permintaan ini diajukan, jika lima jurnalis dan tiga kru kapal belum ditemukan hingga batas waktu standar pencarian pada hari ketujuh.
”Saya selaku Gubernur Banten, berharap kepada Basarnas, sebagai pemimpin operasi ini, agar kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan keluarga (lima jurnalis dan tiga kru kapal-red), dan melihat beberapa potensi temuan hari ini,” katanya, Minggu (13/9/2026) menjelang dini hari.
Baca Juga: Hari Keempat, Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK Masih Nihil
Andra meyakinkan kepada tim SAR gabungan, khususnya Badan Search and Rescue (Basarnas) agar bisa mempertimbangkan harapan keluarga terkait perpanjangan pencarian tersebut. Dengan begitu, proses pencarian korban bisa terus dimaksimalkan.
“Besar harapan keluarga, bila mana nanti hari ketujuh juga tidak ditemukan, untuk bisa diperpanjang pelaksanaan operasi kemanusiaan pencarian dan pertolongan ini. Saya juga berharap, agar Basarnas Banten selaku pimpinan operasi ini bisa mempertimbangkannya,” ungkapnya.
Andra mengaku, akan segera menyampaikan harapan keluarga tersebut dengan tim SAR. Selain itu, Pemprov Banten akan terus memberikan dukungan maksimal, terhadap operasi kemanusiaan ini, termasuk menjamin dan memantau kondisi kesehatan para keluarga korban di lokasi.
“Kami tetap berharap, dan memohon doa agar para jurnalis dan kru kapal bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad menjelaskan, berdasarkan SOP yang ada, proses pencarian dilakukan selama tujuh hari. Terkait perpanjangan pencarian, hal itu bisa dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal yang ada.
Sementara, hingga hari ke enam operasi pencarian mengerahkan 14 unit armada. Unsur tersebut meliputi, tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) dan satu Kapal Angkatan Laut (KAL) dari TNI AL, tiga kapal patroli (KP) Polairud, tiga Kapal Negara (KN) SAR dari Basarnas Banten, Lampung, dan Jakarta, dua perahu karet rigid inflatable boat (RIB) Basarnas, serta dua kapal milik masyarakat.
Baca Juga: Gubernur Banten Ikut Langsung Dalam Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di GAK
Dalam penyisiran di sejumlah sektor perairan Selat Sunda, tim SAR gabungan berhasil menemukan beberapa material, diantaranya dua jaket pelampung (life jacket), dua terpal, dan satu galon di lokasi yang berbeda. Namun, seluruh temuan tersebut masih dalam proses identifikasi.
“Beberapa (tim) ada yang menemukan material, namun material ini belum terkonfirmasi apakah merupakan bagian dari kapal yang dimaksud,” tandasnya. (adib)
























