SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang berhasil meraih sertifikat manajemen berbasis mutu ISO 9001:2015. Prestasi membanggakan tersebut juga menjadi kado dari MUI Kabupaten Tangerang untuk Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang ke-394 pada Oktober mendatang
Sertifikat itu diserahkan dalam acara penutupan (closing ceremony) audit eksternal manajemen berbasis mutu ISO 9001:2015 di Aula MUI Kabupaten Tangerang, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (29/9/2026).
Keputusan MUI Kabupaten Tangerang direkomendasikan memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 disampaikan langsung oleh Tim Auditor Worldwide Quality Assurance (WQA) yang berpusat di London, Inggris, yakni M. Indra Gunawan dan Anton Nurkholis.
Acara tersebut dihadiri Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, jajaran Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Tangerang bersama Dewan Pimpinan, Ketua Komisi dan anggota. Selain itu turut hadir Ketua Tim ISO 9001:2015 MUI Kabupaten Tangerang KH Turhaeruddin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang H. Akhmad Jubaedi, serta tim fasilitator ISO 9001:2015 MUI Provinsi Banten, Prof. Dr. KH Syafrol Makmur dan Dr. Hj. Reni.
“Berdasarkan hasil audit kami maka MUI Kabupaten Tangerang direkomendasikan sertifikat ISO 9001:2015. Baik, mungkin itu yang bisa kami sampaikan. Jazakumullah khair atas segala hospitality (keramahtamahan), kerja samanya, dan diskusinya selama dua hari ini yang luar biasa,” ungkap M. Indra Gunawan mewakili tim auditor.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH M. Ues Nawawi menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih Pak Indra dan Pak Anton. Dan tentu kepada para pembimbing kami, alhamdulillah, terima kasih telah membantu,” ujar Ues Nawawi dalam sambutannya.
Baca Juga: Harga Cabai di Tigaraksa Melambung, Rawit Merah Capai Rp85 Ribu
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang yang hadir dalam acara tersebut, dan dinilai senantiasa dekat dengan ulama. “Kesibukan apa pun, beliau selalu dekat dengan ulama. Semoga Pak Bupati sehat walafiat,” katanya.
Dalam sambutannya, KH. Ues menjelaskan kondisi kepengurusan MUI Kabupaten Tangerang periode 2022-2027. Saat awal periode, jumlah pengurus MUI Kabupaten Tangerang, mulai Dewan Pertimbangan hingga komisi, mencapai 101 orang. Saat ini jumlah tersebut menjadi 97 orang.
Ia mengatakan, dalam kepengurusan MUI tidak dikenal istilah pemberhentian. Berkurangnya jumlah pengurus tersebut disebabkan sebagian anggota telah meninggal dunia.
“Semoga almarhum-almarhum yang telah mendahului kita diterima iman Islamnya oleh Allah SWT. Mereka menyaksikan MUI kita hari ini sudah mendapatkan ISO 9001:2015 atas dukungan doa dari mereka dulu,” ujarnya seraya mengajak seluruh hadirin membacakan Surah Al-Fatihah untuk para pengurus yang telah meninggal dunia.

Jadi Kado HUT Kabupaten Tangerang ke-394
Lebih lanjut, KH. Ues mengatakan, sertifikat ISO 9001:2015 tersebut merupakan bagian dari pengabdian MUI Kabupaten Tangerang kepada Bupati Tangerang sebagai pimpinan daerah sekaligus mitra kerja.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Tak Beri Bantuan Pendampingan Hukum Kasatpol PP
“Sertifikat ISO hari ini, Pak Bupati, ini adalah merupakan bagian penghidmatan kami kepada Bapak sebagai pimpinan wilayah, pimpinan daerah, sebagai sodiqul hukumah kami, mitra kerja kami. Karenanya sertifikat ini tadi langsung diterimakan kepada Bapak sebagai kado ulang tahun Kabupaten Tangerang ke-394 yang insyaallah akan kita rayakan bulan Oktober yang akan datang,” katanya.
KH. Ues menegaskan, MUI Kabupaten Tangerang akan tetap menjadi mitra yang kritis bagi Pemerintah Daerah, dalam mendorong kemajuan Kabupaten Tangerang. “Insyaallah, kami tetap mitra, mitra yang kritis untuk kemajuan Kabupaten Tangerang demi Indonesia jaya,” ujarnya.
Menurut KH. Ues, capaian sertifikasi ISO tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembenahan organisasi. Sebaliknya, standar ISO harus menjadi pedoman dalam meningkatkan pelayanan kepada umat.
KH Ues menerangkan dalam tata kelola kelembagaan, MUI Kabupaten Tangerang secara struktur ada dua jenjang, dengan motor penggerak organisasi 12 komisi penggerak layanan umat. Bahkan MUI jiga melakukan delegasi struktural berupa penerpaan SOP, bimbingan da’i dan edukasi halal kepada MUI Kecamatan, yang bersinergi horizontal dengan unsur Muspika (camat KUA, Polsek, Koramil) untuk membumikan peran mitra pemerintah pada tingkat mikro.
“Tiga peran fungsional MUI, khadimul ummah (pelayan umat), shadiiqul hukumah (mitra pemerintah) dan himayatul ummah (pelindung umat) yang menjaga ukhuwah islamiyah, serta melindungi umat dari paham menyimpang,” jelasnya.
Dalam kebijakan mutu kelembagaan, MUI Kabupaten Tangerang memiliki komitmen untuk membangun setidaknya ada lima komitmen, yaitu komitmen visi misi, kualitas umat, evaluasi berkelanjutan, tata kelola modern, sineegi global, dengan penekanan pada manajemen Islami yang modern, profesional, transparan dan akuntabel, sesuai kebijakan mutu AMM ISO 9001:2015,” katanya.
Pihaknya juga mengungkapkan ada empat fokus manajemen mutu international. Pertama, fokus syiar yakni melindungi dan mengembangkan ajaran Islam sebagai rahmat semesta). Kedua fokus integrasi NKRI yakni memperkuat persatuan bangsa. Ketiga fokus tata kelola internal yakni, organisasi modern, profesional, humanis, transparan, dan akuntabel. Keempat fokus peningkatan layanan yakni, perbaikan berkesinambungan serta kepatuhan pada perundang-undangan.
Bahkan MUI Kabupaten Tangerang juga merespon dinamika eksternal dan era digital, membangunn sinergitas dengan pemangku kepentingan, membangun budaya komitmen evaluasi dan peningkatan terua menerus.
“Pada kesempatan ini kami mengajak kepada semua bahwa apapun capaiam administratif dan sertifikasi yang diraih, tujuan akhirnya tetap bermuara pada mashlahatul ummah (kemaslahatan umat) dan keberkahan negeri, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tegas KH Ues.
KH. Ues juga menyampaikan terima kasih kepada tim auditor yang telah melakukan proses audit, serta para pembimbing yang mendampingi MUI Kabupaten Tangerang selama persiapan sertifikasi.
Ia berharap, standar dan pengalaman yang diperoleh melalui proses ISO tersebut, dapat ditularkan kepada lembaga lain di Kabupaten Tangerang, termasuk Kementerian Agama Kabupaten Tangerang.
Dengan diraihnya sertifikat ISO 9001:2015, MUI Kabupaten Tangerang selanjutnya akan menjalankan tata kelola organisasi dan pelayanan umat dengan mengacu pada standar mutu yang telah ditetapkan. (aditya)



















