SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kobaran api membakar sebuah gudang paralon milik PT Indonesia Polyuratane Industri di Jalan Raya Legok, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa (13/10) sore. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran gabungan dikerahkan untuk menjinakkan api. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan kebakaran tersebut dilaporkan pada pukul 16.33 WIB. Petugas masih berfokus melakukan pemadaman di lokasi kejadian.
“Berdasarkan laporan kedaruratan dari Pos Legok, peristiwa tersebut diterima petugas pada pukul 16.33 WIB. Penyebab belum diketahui, kita masih fokus pemadaman,” kata Achmad Taufik kepada Satelit News, Selasa (13/10).
Untuk menjinakkan si jago merah, pengerahan armada pemadam kebakaran dilakukan secara besar-besaran dari berbagai sektor. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, terdiri dari armada Mako Curug, Pos Legok, Pos Kelapa Dua, Pos Tigaraksa, dan Pos Pasar Kemis.
Upaya pemadaman juga mendapat bantuan armada dari BSD, Summarecon, Paramount, Batalion TP, PT Serim, serta Kabupaten Bogor. “Personel yang diterjunkan kurang lebih 60 hingga 75 personel gabungan,” ujarnya.
Namun, proses pemadaman di lapangan tidak berjalan tanpa hambatan. Petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama jarak sumber air yang cukup jauh dan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Kondisi tersebut memperlambat mobilitas suplai air yang dibutuhkan untuk mendukung pemadaman.
Baca Juga: FKUB Kabupaten Tangerang Imbau Warga Jaga Kerukunan Pascapenetapan Tersangka
Meski demikian, petugas gabungan terus melakukan penanganan intensif untuk mengendalikan kebakaran di gudang tersebut.
“Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan masih dalam tahap penanganan intensif oleh petugas gabungan,” katanya. (alfian)

















