SATELITNEWS.ID, CIPUTAT—Pemkot Tangerang Selatan sedang menyiapkan skema belajar mengajar tatap muka langsung di sekolah. Konsep itu akan diterapkan saat memasuki masa New Normal.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan Taryono mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum ada wacana memulai belajar mengajar secara langsung di sekolah lantaran masih pandemi Covid-19.
“Kami mengacu pada kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa kegiatan belajar akan dilaksanakan secara tatap muka langsung di sekolah menunggu hingga status Kota Tangsel menjadi zona hijau covid-19,” katanya, Kamis (6/8).
Dia mengaku sudah menyiapkan skema pembelajaran jika nantinya sudah dilakukan secara normal tatap muka langsung di sekolah. Mulai dari pembagian kelompok dalam setiap kelasnya hingga menerapkan jaga jarak. “Nantinya, dalam satu kelas akan dibagi tiga kelompok sehingga tidak menimbulkan terlalu banyak kerumunan dan harus berjarak 1,5 meter,” bebernya.
Kelompok belajar tersebut, nantinya akan dijadwal untuk belajar langsung di kelas dan pembelajaran jarak jauh secara daring. “Jadi enggak semua langsung masuk ke kelas. Misalnya satu kelas ada tiga kelompok, akan dijadwal misalnya dua kelompok belajar di tatap muka langsung dan satu kelompok lainnya daring. Nanti akan bergantian,” tuturnya.
Salah satu guru yang mengajar di SMP Negeri di bilangan Serpong Tangsel mengatakan, skema itu memang sudah disampaikan oleh Dindikbud Tangsel ke setiap sekolah, termasuk ke sekolah tempat dirinya mengajar. Rencananya, dalam satu kelas hanya diisi oleh 13 siswa dengan mengikuti aturan protokol kesehatan penanganan Covid-19.
Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur
“Nah untuk wilayah Serpong, kebetulan Dindik menunjuk sekolah ini (SMPN tempatnya mengajar) untuk dijadikan sebagai model percontohannya,” ujarnya kepada Satelit News, namun dia minta untuk tidak disebutkan nama sekolahnya. (jarkasih)
























