SATELITNEWS.ID, SEPATAN—Seorang bocah berusia 10 tahun harus kehilangan nyawa setelah tenggelam di Kali Irigasi Jalan Raya Cadas-Rajeg, Kampung Tariti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, kemarin. Anak bernama Rafli itu tenggelam ketika berusaha menyelamatkan sandalnya yang hanyut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan insiden itu terjadi saat Rafli bermain bersama tiga temannya yakni Muhammad Rafi (12), Izzi (11) dan Akbar (11) bermain layang-layang sekira pukul 15:00 wib. Mereka bermain di pinggir Kali Irigasi.
Saat sedang asyik bermain layang-layang, sandal Rafli terlepas dan hanyut ke tengah kali. Secara spontan, dia langsung mengejar sandalnya. Namun, arus kali cukup kuat sehingga Rafli terbawa.
“Jadi mereka berempat ini sedang bermain layang-layang, lalu sandal Rafli hanyut ke tengah sungai, dan Rafli langsung nyebur mengambil sandalnya yang hanyut, ” kata Kosrudin, Selasa (8/9).
Melihat Rafli menyebur dan tidak bisa berenang, Muhammad Rafi ikut masuk ke kali dengan niat menolong. Namun ternyata Muhammad Rafi pun tidak bisa berenang. Keduanya kemudian hanyut terbawa air.
Dua teman lainnya Izzi dan Akbar langsung berteriak meminta tolong kepada warga setempat. Dengan sigap, Sukandi salah satu warga setempat langsung mencoba menolong kedua korban. Namun setelah terjun ke kali, dia hanya mampu menolong Muhammad Rafi.
Baca Juga: Diduga Bawa 1.000 Butir Tramadol, Seorang Pria di Sepatan Tangerang Ditangkap
Menurut Kosrudin, karena Rafli tidak kunjung ditemukan, warga akhirnya melapor ke BPBD Kabupaten Tangerang. Tim SAR kemudian diterjunkan untuk mencari korban yang hanyut.
Setelah 4 jam melakukan pencarian, akhirnya Rafli dapat ditemukan. Namun, sayang, korban ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa. Jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarganya untuk diurus pemakamannya. (alfian/gatot)


















