SATELITNEWS.ID, CIBADAK—Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kecamatan hingga pemerintah desa (Pemdes) di Cibadak dites usap oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak, Selasa (17/11). Hal ini diharapkan dapat mendeteksi mereka yang terpapar Covid-19.
Hingga per tanggal 17 November 2020, berdasarkan laman web Pemkab Lebak, terdapat 350 pasien yang terkonfirmasi, 193 diantaranya dinyatakan sembuh akibat terpapar virus dari yang bermula di negeri Tirai Bambu tersebut. Angka yang terus perlahan mengalami kenaikan di pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid dua membuat Pemkab terus melakukan pencegahan dengan melakukan tes usap kepada ASN maupun kepada masyarakat sipil lainnya.
“Ya hari ini kita lakukan swab tes kepada seluruh pegawai kecamatan hingga pegawai pemdes,” kata Camata Cibadak, Rully Edward kepada wartawan di sela kegiatan tersebut, kemarin. Hasil usap ini, kata mantan Kasat Pol PP dan Camat Bojongmanik ini hasilnya dapat diketahui. “Kita tunggu hasilnya 14 hari ke depan, semoga hasilnya non reaktif. Jika pun ada yang reaktif akan segera ditindaklanjuti,” ujar Rully.
Kegiatan ini ujar Rully, diharapkan bisa memotivasi ASN di kecamatan lainnya untuk melakuka tes serupa. Tujuannya, untuk mengetahui dan sekaligus mencegah penyebaran Covid-19. “Kita cegah bersama-sama penyebaran Covid-19 ini di Bumi Multatuli (Kabupaten Lebak). Kepada ASN di lingkungan kecamatan untuk terus meningkatkan protokol kesehatan,” tandasnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah membenarkan adanya kegiatan tes usap di Kecamatan Cibadak. “Penyebaran melalui klaster ini bisa dicegah, dan lebih luasnya masyarakat umum lainnya. Swab tes ini akan terus gencar dilakukan seiring terus meningkatkan kasus penyebaran Covid-19 di Lebak,” pungkasnya.(mulyana/made)
























