Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Perbarui Data Agar Kepesertaan JKN-KIS Tetap Aktif

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Jumat, 27 Nov 2020 09:10 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Perbarui Data Agar Kepesertaan JKN-KIS Tetap Aktif

PAPARAN: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Nunki Malahayati. T saat memaparkan Program Registrasi Ulang (GILANG) kepada awak media, Kamis (26/11). (FAJAR ADITYA KUSUMA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, KELAPA DUA—Menindaklanjuti rekomendasi KPK, hasil audit BPKP tahun buku 2018, dan hasil rapat bersama kementerian/ lembaga, per 1 November 2020 pemerintah mencanangkan Program Registrasi Ulang (GILANG).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa, Nunki Malahayati. T mengungkapkan, Program GILANG ini diperuntukan bagi sebagian peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), dari segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN), Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU), dan Penerima Pensiun, karena datanya belum terisi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Sebelum melakukan registrasi ulang, kata Nunki, peserta JKN-KIS dari segmen tersebut dapat melakukan pengecekan status kepesertaannya melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan informasi melalui WhatsApp (CHIKA) di nomor 0811750400, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, petugas BPJS SATU! yang ada di rumah sakit atau Aplikasi JAGA KPK.

“Bagi peserta JKN-KIS dari ketiga segmen tersebut yang datanya belum terisi NIK, status kepesertaannya akan dinonaktifkan sementara, pada saat dicek status kepesertaannya mulai tanggal 1 November 2020 akan muncul notifikasi untuk melakukan registrasi ulang,” ungkap Nunki dalam kegiatan Ngopi Bareng JKN Bersama Media Kabupaten Tangerang, Kamis (26/11).

Nunki menjelaskan masyarakat dapat melakukan pembaruan data NIK, dengan cara menghubungi kantor cabang melalui Pelayanan Administrasi dengan WhatsApp (PANDAWA) menu pengaktifan kembali kartu, petugas BPJS SATU!, di RS maupun BPJS Kesehatan Care Center 1500 400. Dengan hanya menyiapkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP)/ Kartu Keluarga (KK) dan kartu peserta (KIS). “Jika sudah melaporkan pembaruan data, maka status kepesertaannya akan diaktifkan kembali dalam waktu maksimal 1×24 jam,” katanya.

Menurut Nunki, BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa juga menggandeng beberapa Puskesmas, untuk melakukan pembaruan data NIK kosong, dengan memberikan data peserta dengan NIK kosong yang berada di wilayahnya untuk dikumpulkan. Kata dia, di hari yang sudah ditentukan, peserta tersebut dapat melakukan pembaruan data di Puskesmas yang ditunjuk. Lanjutnya, petugas BPJS Kesehatan akan membantu para peserta tersebut untuk melakukan registrasi ulang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Megawati Kritisi Makna Merdeka, Sentil Hukum, Tambang hingga BPJS

Selain terkait NIK yang kosong, kata Nunki, hasil audit BPKP juga merekomendasikan mengenai bayi baru lahir. Bayi baru lahir dapat didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS pada hari kelahirannya. BPJS Kesehatan selalu mengingatkan untuk memperbaharui data bayi paling lambat umur bayi tersebut 3 bulan. Menurutnya, selama 3 bulan tersebut, orang tua dianggap sudah mengurus administrasi kependudukan bagi bayi tersebut.

“Namun, kenyataan di lapangan, masih banyak orang tua dari bayi tersebut yang tidak taat untuk memperbaharui data dari bayi tersebut. Akibatnya masih banyak data di BPJS Kesehatan yang masih bernama “Bayi Ny. Xx” sehingga ketika akan melakukan pelayanan kesehatan, mereka akan diarahkan oleh fasilitas kesehatan untuk memperbaharui data tersebut,” tutur Nunki.

BeritaTerbaru

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Pabrik Plastik Terbakar di Balaraja, Warga Panik

Senin, 7 Sep 2026 08:22 WIB
Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Senin, 7 Sep 2026 08:13 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Senin, 7 Sep 2026 08:06 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB

Nunki menegaskan, terhitung 1 Desember 2020, bayi berusia lebih dari 3 bulan, namun belum memiliki NIK Padan Dukcapil segmen peserta Non Penerima Bantuan Iuran (PBI) akan dinonaktifkan. Dia menambahkan, penonaktifan ini tidak mengurangi hak peserta JKN-KIS tersebut, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Kata dia, cukup melakukan pembaruan data dengan registrasi ulang untuk mengaktifkan kembali kartu peserta tersebut. Kemudian peserta dapat memanfaatkan lagi Program JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Cara pengaktifannya pun sama dengan Program GILANG. Tidak perlu ke kantor cabang, cukup dengan mengakses kanal pelayanan administrasi yang sudah disediakan oleh BPJS Kesehatan. Untuk nomor PANDAWA BPJS Kesehatan Cabang Tigaraksa sebagai berikut 081210292667. Namun, sebelum melakukan registrasi ulang, peserta wajib memastikan bahwa NIK-nya sudah termasuk NIK Padan Dukcapil melalui hotline, WhatsApp, SMS, dan email yang disediakan oleh Dukcapil,” pungkasnya. (aditya)

Tags: BPJSpelayanan administrasiregistrasi ulang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kota Tangerang

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
Kota Tangerang

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak
Headline

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029
Kota Tangerang

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada
Headline

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB
Headline

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

TIM DAMKAR - Petugas Damkar BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar rumah di Kampung Cayang Maneuh RT 003 RW 001, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar, Kamis (3/9/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

Korsleting Listrik, 1 Rumah di Cimanuk Pandeglang Ludes Terbakar

Kamis, 3 Sep 2026 18:48 WIB
Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Kamis, 3 Sep 2026 20:21 WIB
KIRIM NAKES -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten mengirimkan tiga tenaga kesehatan ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak bencana, Rabu (2/9/2026). Mereka akan bertugas selama dua minggu. (ISTIMEWA)

Kirim Nakes ke NTT, PMI Banten Bawa 130 Kg Obat untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 2 Sep 2026 20:34 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Jumat 4 September 2026, Cek Lokasi, Syarat dan Biayanya

SIM Keliling Tangerang Selatan Jumat 4 September 2026, Cek Lokasi, Syarat dan Biayanya

Jumat, 4 Sep 2026 07:27 WIB
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gabung Rayo Vallecano

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Gabung Rayo Vallecano

Rabu, 2 Sep 2026 21:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.