SATELITNEWS.ID, SERANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan menunjuk Juru Bicara (Jubir), terkait rencana vaksinasi Covid-19. Penunjukan tersebut, untuk memudahkan dalam penyampaian sosialisasi kepada masyarakat dan koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang, Anas Dwisatya Prasadya mengatakan, penunjukan Jubir vaksinasi daerah berdasarkan hasil rapat koordinasi melalui video conference bersama Pemerintah Pusat, kemarin.
“Pemda Kabupaten Serang diminta untuk menunjuk juru bicara, terkait vaksin yang akan diberikan ke masyarakat. Sehingga akan menjadi narahubung dengan KPCPEN (Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) dan stakeholder serta masyarakat,” kata Anas, Selasa, (1/12).
Diketahui, Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah strategis komunikasi publik vaksin yakni publik vaksin mandiri dan komunikasi publik, melalui video conference diikuti oleh Sekretariat Negara, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dan sejumlah kepala daerah tingkat provinsi serta kabupaten/kota.
Anas menambahkan, berkaitan dengan vaksinasi peranan Diskominfosatik dan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta dinas lain yang terkait, melakukan desiminasi tentang vaksin baik melalui medsos (media sosial), media meanstream, media center dan jaring komunikasi sosial.
“Melalui kementerian dengan narasi tunggal, sehingga berita di daerah sama dengan yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Baca Juga: Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Aku Desa Digital
Anas juga menyebutkan, vaksin akan disampaikan ke masyarakat setelah sesuai dengan standar organisasi kesehatan dunia atau WHO, dan melalui uji klinis. “Dalam prosesnya, tentu melibatkan MUI (Majelis Ulama Indonesia). Sebagaimana yang disampaikan Menteri Kesehatan,” tandasnya.
Sementara, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, sangat penting menunjuk juru bicara vaksinasi disetiap daerah, karena yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sebab tandasnya, program vaksinasi dilakukan semua negara.
“Poin penting yang harus disampaikan kepada masyarakat, yaitu vaksin ini dilakukan secara bertahap. Pemda harus sampaikan program mulia kepada masyarakat dan menyamakan persepsi, terkait vaksinasi ini,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























