SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Untuk mengantisipasi pascapandemi Covid-19 di penghujung tahun 2020, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang telah membangun Rumah Singgah Wisma Berkah berikut fasilitasnya.
Rumah Singgah Wisma Berkah yang menghabiskan anggaran kurang lebih sekitar Rp190 juta dari Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran (2020) itu, telah diresmikan langsung oleh Bupati Kabupaten Pandeglang, Irna Narulita di Panti Nini Aki Kadupereng, Kecamatan Cadasari, Senin (14/12).
Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah mengatakan, rumah singgah yang selesai didirikan itu program yang tertuang dalam RPJMD Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang 2016-2021. Karena di awal tahun 2020 diterjang pandemi Covid-19, sehingga anggaran pembangunannya ter-refocusing dan baru dapat direalisasikan di jelang akhir tahun.
“Semua mau didirikan awal tahun 2020. Namun karena anggarannya ter-refocusing akibat ada bencana non alam (Covid-19), akhirnya baru terealisasi jelang akhir tahun. Sumber anggaranya dari DID. Kurang lebih bangunan berikut semua fasilitasnya menghabiskan anggaran kurang lebih dibawah Rp200 juta atau sekitar Rp190 juta,” kata Nuriah usai acara peresmian, Senin (14/12).
Nuriah menjelaskan, pembangunan itu menggunakan anggaran DID. Karena selain APBD Pandeglang cukup terbatas, bangunan itu juga untuk kebutuhan atau mengatisipasi pascaCovid-19 yang dimungkinkan terjadinya resiko sosial seperti menampung yang terlantar dan lainnya.
“Jadi DID itu tidak hanya untuk penanganan dampak Covid-19 di bidang kesehatan dan bantuan sosial saja. Tapi, bagaimana resiko sosial pascacovid-19 yang kemungkinan secara ekonomi masyarakat terganggu, sehingga mengakibatkan hidupnya terlantar. Maka kami siapkan untuk menanggulangi resiko tersebut,” jelasnya.
Nuriah menegaskan, selain itu dengan didirikannya rumah singgah dapat membantu memfasilitasi orang-orang yang perlu penanganan khusus, yang berstatus dalam katagori ekonominya menengah ke bawah.
“Sejauh ini tenaga yang menangani di rumah singgah baru ada satu orang saja, yakni dari pendamping Pekerja Sosial (Peksos) yang di SK-kan oleh Kementerian,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku sangat mengapresiasi Dinsos Pandeglang dan jajaran lainnya, yang sudah mensukseskan didirikannya rumah singgah di Kabupaten Pandeglang. “Alhamdulillah, atas kerjasama yang baik, khususnya pihak Dinsos Pandeglang sudah mendirikan rumah singgah yang saat ini sedang dibutuhkan,” katanya.
Menurut Irna, Kabupaten Pandeglang telah menyediakan rumah singgah untuk menangani permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat, diantaranya tempat perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan yang kerap menimpa anak maupun permasalahan sosial lainnya.
“Hadirnya rumah singgah, salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat dalam menyelesaikan permaslahan sosial yang kerap terjadi,” katanya.
Wanita berkerudung ini berharap, Pandeglang juga punya rumah singgah lainnya untuk di wilayah Banten. “Jika ada masyarakat yang tidak mampu, yang harus dirujuk keluar Pandeglang bisa memanfaatkan rumah singgah tersebut,” tandasnya. (nipal/aditya)