SATELITNEWS.ID, SERANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan penyesuaian pada 4 Januari 2021 mendatang. Hal itu dilakukan, agar kualitas anak didik tidak menurun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, ada tiga hal yang menjadi rujukan untuk melaksanakan kegiatan PTM, yang pertama merujuk pada aturan pusat dan gubernur yang harus diperhatikan.
Yang kedua, situasi pandemi yang ada di Kabupaten Serang yang selalu berubah ubah, terkadang merah, orange dan kuning. Ketiga, yang harus disikapi adalah bagaimana mengevaluasi dampak dari Covid-19 terhadap kualitas anak didik.
“Kita tidak ingin, akibat adanya penyelenggara pendidikan tatap muka ditiadakan, kualitas anak didik kita menjadi menurun, atau bahkan sampai lost generation, akibat pendidikan tidak diterima dengan baik oleh anak didik kita,” kata Entus, akhir pekan lalu.
Oleh karena itu katanya, harus mencari jalan yang bijak dan jalan tengah yang harus dilakukan oleh Pemkab Serang, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. “Makanya kita undang stakeholder, dari OPD terkait, unsur Forkopimda, untuk memberikan masukan bagaimana pendidikan ini bisa kita lakukan, dan tidak melanggar aturan. Tapi juga, tidak merugikan kepada kepentingan pendidikan itu sendiri,” tuturnya.
Menurutnya, rencananya PTM akan dilaksanakan pada 4 Januari mendatang. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan penyesuaian. “Jadi kalaupun dilaksanakan KBM, tidak full jamnya, tidak seperti normal. Kita juga tidak full menutup, kita menyesuaikan saja. Kalau ada daerah-daerah yang merah kita tutup, ada peserta didik positif kita tutup, dengan protokol kesehatan,” ujarnya.
Baca Juga: Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Heriyana mengatakan, berdasarkan rekomendasi dari hasil rapat yang dilakukannya semuanya setuju jika PTM dilaksanakan. Namun hasil rapat tersebut, akan dibawa lagi ke dalam rapat tingkat pimpinan.
“Jadi belum ada keputusannya. Rapat tadi, hanya meminta rekomendasi saja,” imbuhnya. (sidik/mardiana)























