SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pemerintah Kota Tangerang berencana meningkatkan dua puskesmas di wilayah barat dan timur menjadi rumah sakit (RS) tipe D. Saat ini, baru Puskesmas Jurumudi saja yang terdapat Detail Engineering Design (DED)-nya. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr Liza Puspadewi.
Dia mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang saat ini memang tidak ada rencana membangun rumah sakit. Namun meningkatkan status puskesmas menjadi RS tipe D. “Jadi memang kita tidak ada di dalam rencana Dinkes juga pengembangan RS. Jadi kita akan menambah rumah sakit di barat dan timur sebenarnya. Sekarang yang akan kita kembangkan akan ada puskesmas yang akan kita kembangkan statusnya tingkatkan rumah sakit tipe D,” ujar Liza.
Namun, kata Liza peningkatan RS tersebut Balum akan terlaksana pada 2020. Kemungkinan akan dimulai pada 2022. “Saat ini baru Puskesmas Jurumudi saja yang ada DED nya karena sudah ada kajiannya. Mungkin di 2022 baru mulai (pembangunannya),” kata Liza.
Diketahui saat ini di Kota Tangerang tedapat 33 rumah sakit. Namun hanya 1 yang miliki oleh Kota Tangerang sisanya adalah swasta. Diakui Liza, kapasitas rumah sakit yang ada di Kota Tangerang hampir penuh. Total okupansinya mencapai 80 persen. Namun, rata-rata diisi oleh orang di luar Kota Tangerang.
“Total kapasitas rumah sakit di Kota Tangerang ada 1.200 kamar tidur. Dan itu memang tempat tidur yang kosong sudah lebih sedikit. 80 persen okupansinya,” kata Liza. “Untuk Covid-19 dan suspect ada 600 orang.40 persen bukan orang Kota Tangerang,” pungkasnya. (irfan/made)
























