SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Jika tidak ada atal melintang, tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh fasilitas kesehatan, seperti pusat kesehatan masyarakat (puskemas), rumah sakit, dan klinik, Senin (24/01) ini mulai divaksin. Hal itu, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Informasi yang dihimpun, ribuan vaksin tahap pertama yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di seluruh fasilitas kesehatan, yakni, puskesmas, rumah sakit dan klinik, tiba di Kabupaten Lebak, Sabtu (23/1).
Ribuan vaksin asal negara Tirai Bambu itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Hari ini (kemarin) vaksin sudah didistribusikan ke-58 faskes terdiri dari 42 puskesmas, 12 klinik dan empat rumah sakit di 28 kecamatan. Puluhan faskes telah teregistrasi di aplikasi P-Care.
“Insya Allah proses vaksinasi akan dimulai pada hari Senin, 25 Januari 2021. Sesuai sasaran 4.020 tenaga kesehatan dikali dua jadi 8.040 dosis untuk dua kali penyuntikan,” kata Kepala Dinkes Lebak, Triatno Supiyono.
Kapolres Lebak, Ajun Komisarsi Besar Polisi (AKBP) Ade Mulyana mengatakan, pengawalan secara ketat Vaksin Covid-19 dari gudang farmasi Provinsi Banten ke gudang farmasi Kabupaten Lebak, guna memastikan keamanan. “Betul, dikawal ketat anggota. Itu, untuk menjaga keamanan,” ujar Ade.
Tidak hanya saat pengambilan saja, menurut Ade, vaksin yang disimpan di gudang farmasi Lebak, di Jalan Maulana Hasanudin, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak juga dijaga ketat anggota sampai didistribusikan. “Hari ini (kemarin) vaksin sudah didistribusikan ke masing – masing puskesmas, karena untuk vaksin ini akan diperuntukkan untuk tenaga medis,” imbuhnya.(mulyana/made)
