Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Salat Berkali-kali Dalam Sehari, Berjaga Hingga Dinihari

Kisah Hasan Asy'ari Oramahi Salatkan Ratuzan Jenazah Covid-19 di Tangsel

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 25 Jan 2021 10:05 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Salat Berkali-kali Dalam Sehari, Berjaga Hingga Dinihari

SALAT JENAZAH: Hasan Asy'ari Oramahi melakukan salat jenazah sendirian di tempat pemakaman umum (TPU) Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Jumat (22/1). (AHMAD NAUFAL/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, CIPUTAT–Hingga pekan lalu, Jumat 22 Januari 2021 lalu, Hasan Asy’ari Oramahi M.Ag sudah menyalatkan 560 jenazah yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Tangerang Selatan. Hampir setiap hari selama pandemi berlangsung Hasan melaksanakan salat yang berstatus hukum fardlu kifayah dalam agama Islam itu. Bagaimana kisahnya?

Pagi itu matahari sudah tinggi. Pelayat berkumpul di tepi pemakaman tempat pemakaman umum (TPU) Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Petugas dan pengurus makam juga bersiap sembari menanti jenazah pasien Covid-19 yang dibawa dari rumah sakit setelah dimandikan. Para penggali kubur beristirahat sambil tetap siaga. Mereka berpakaian dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Setelah cukup lama menunggu, ambulans pun datang. Jenazah yang sudah terbungkus rapi, dimasukkan ke dalam peti. Petugas membawa jenazah tersebut ke tepi kubur yang sudah digali untuk disalatkan sebelum dimasukkan ke pembaringan.

Ustaz Hasan AO, sapaan Hasan Asy’ari Oramahi, kemudian melakukan salat jenazah. Dengan memakai sarung dan masker, Hasan berdiri sendirian di depan makam untuk menyalatkan jenazah. Pihak keluarga dan pelayat tidak bisa mengiringi prosesi penguburan dan hanya dapat menyaksikan sambil mendoakan dari kejauhan.

Beberapa jam pun berlalu. Hasan Asy’ari Oramahi yang juga bekerja sebagai pegawai KUA Kecamatan Ciputat Timur bersiap lagi untuk menyalatkan jenazah pasien Covid-19. Dalam satu hari, jenazah Covid-19 yang datang mencapai 7 sampai 9 orang. Begitulah aktivitas Hasan AO sejak pertama kalinya menyalatkan jenazah di TPU Jombang pada April 2019.

Ia menceritakan kisahnya kepada wartawan Satelit News di kediamannya yang berada di depan TPU Jombang, Ciputat. Hasan menyebutkan, bahwa per hari itu, yaitu Jumat 22 Januari 2020, ia sudah menyalatkan kurang lebih 560 jenazah pasien Covid-19.  Pada hari itu, ada 9 jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU Jombang. 7 di antaranya adalah muslim. Dua lainnya adalah kristiani.

Baca Juga: Petugas BPBD Kota Serang Nyambi Jadi Penggali Kubur

Sebelum dimakamkan, jenazah pasien Covid-19 yang muslim dimandikan di rumah sakit tempat sebelumnya dirawat. Namun, ada yang berbeda. Yaitu cara memandikannya.

Pada umumnya, jenazah muslim dimandikan dengan air dan sabun khusus. Tapi jenazah Covid-19, dimandikan dengan cara tayamum. Ustaz Hasan AO menjelaskan, hal ini dilalukan dengan berlandas pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 18 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengurusan Jenazah (Tajhiz al-Jana’iz) Muslim yang terinfeksi Covid-19.

BeritaTerbaru

MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:49 WIB

“Dalam fatwa tersebut dibolehkan pengurusan jenazah tidak memandikan dengan air. Bisa dengan tayamum, dengan mengusap debu pada wajah dan tangan mayit. Bahkan apabila tidak memungkinkan, mayit boleh tidak dimandikan dan ditayamumkan dan langsung dikafani,” terang Hasan AO, yang juga merupakan Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Ciputat.

Ustaz yang pernah mengenyam pendidikan agama Islam di Pondok Pesantren Majma’ul Bahrain, Kabupaten Bogor, ini mengatakan, seiring berjalannya waktu, protokol kesehatan (Prokes) dalam menyalatkan jenazah Covid-19 saat ini lebih mudah.

“Dulu itu menyalatkan jenazah harus APD lengkap, pakai hazmat. Sekarang cukup dengan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Salat Berkali-kali Dalam Sehari, Berjaga Hingga Dinihari
PENGABDIAN: Hasan Asy’ari Oramahi bercerita tentang kegiatannya menyalatkan jenazah Covid-19. (AHMAD NAUFAL/SATELIT NEWS)

Menurut Hasan, APD lengkap dengan baju hazmat tidak dipakai lagi karena dua alasan. Yang pertama adalah biayanya mahal. Setiap baju hazmat berharga 500 ribu per orang dan setelah dipakai harus langsung dibakar. Alasan kedua adalah jika menggunakan APD maka yang dapat mengikuti kegiatan salat jenazah akan sedikit lantaran persediaan terbatas.

Baca Juga: Gubernur dan Jajaran ASN Pemprov Banten Berduka

“Baju hazmat atau APD nya juga tidak nyaman kalau dipakai menyalatkan jenazah di siang hari. Rasanya gerah,”ungkap Hasan.

Di tengah percakapan, lulusan Magister Studi Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut menerangkan mengapa ia bisa menyalatkan sebanyak 560 jenazah. Padahal risiko tertular dan kelelahan bisa merugikan dirinya.

“Saya niatkan pengabdian. Untuk agama, untuk negara, untuk kemanusiaan. Lelah dan takut saya rasakan. Tapi mengingat keadaan, petugasnya kurang, dan saya tinggal di dekat TPU Jombang ini maka saya berani mengabdi,” ucap Hasan.

“Dan juga, pengurus TPU itu sepupu saya. Pak Tabroni. Ia meminta saya untuk membantu pengurusan jenazah Covid-19 yang dimakamkan di sini,” sambungnya.

Hasan dan para petugas serta pengurus TPU Jombang setiap hari bergotong royong untuk melayani pengurusan jenazah Covid-19. Dari pagi sampai malam hari. Bahkan pernah ia berjaga sampai dini hari.

“Pernah saya diam di sana (TPU Jombang) sampai jam 2 pagi bahkan sampai subuh. Karena waktu itu ada jenazah dimakamkan jam segitu,” katanya.

Saat ini, Jumat (22/1), TPU Jombang sudah menampung sebanyak 567 jenazah terinfeksi Covid-19. Meski ada penambahan area makam, Hasan berharap penularan dan jatuh korban akibat Covid-19 dapat berakhir secepat mungkin.

“Kita tidak tahu kapan musibah ini berakhir. Dampaknya sangat terasa. Bukan hanya rakyat bahkan negara pun sudah banyak keluar biaya untuk penanganan Covid-19 ini. Semoga ada titik terang sehingga tidak ada lagi korban,” paparnya.

Ia berpesan kepada warga Tangerang Selatan agar turut serta membantu penanganan Covid-19 dengan cara menerapkan Prokes. “Buat masyarakat Tangsel, saya berpesan, jangan meremehkan Covid-19 dan setia untuk pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” pungkasnya. (ahmad naufal /gatot)

Tags: jenazah covid-19pengabdiansalat jenazah
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
Edukasi

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Kabupaten Tangerang

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
Kabupaten Tangerang

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Kamis, 3 Sep 2026 19:09 WIB
Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
Perlintasan Sebidang Akses Pasar Rangkasbitung Ditutup Permanen

Perlintasan Sebidang Akses Pasar Rangkasbitung Ditutup Permanen

Jumat, 4 Sep 2026 12:39 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Kamis 3 September 2026, Cek Jadwal & Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:49 WIB
PT PWI 6 Bakal Cabut dari Lebak, Nasib Buruh Jadi Sorotan

PT PWI 6 Bakal Cabut dari Lebak, Nasib Buruh Jadi Sorotan

Jumat, 4 Sep 2026 14:36 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.