SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, segera melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (Nakes) dan non Nakes, yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes).
Saat ini, sebanyak 31 Puskesmas sedang melakukan pengambilan vaksin tersebut, di gudang farmasi Dinkes Kabupaten Serang.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, drg. Agus Sukmayadi mengatakan, dari data yang diperoleh melalui data Pusdatin ada sebanyak 3.243 tenaga kesehatan dan non kesehatan yang bekerja di pelayanan kesehatan akan divaksin. Mereka semua akan menerima vaksinasi pada tahap satu.
“Saat ini Puskesmas sedang mengambil sarana vaksinnya, dan sarana penunjang dari gudang farmasi dinas kesehatan,” kata Agus, Senin (25/1).
Katanya, pelaksanaan vaksinasi mulai dilakukan hari ini (kemarin) oleh Puskesmas, bagi yang sudah memperoleh vaksin. Pihaknya pun sudah melakukan pertemuan dengan pimpinan klinik Pratama di wilayah Kabupaten Serang, tentang persiapan vaksinasi bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan yang bekerja dimasing-masing klinik tersebut.
“Termasuk ada lima rumah sakit di Kabupaten Serang (yang terlibat). Lima RS itu diantaranya, RSDP, Optika Baros, Hermina Ciruas, Kurnia Kramatwatu, dan RSIA Serdang,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas
Adapun proses vaksinasi bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan untuk klinik tambahnya, mereka akan mengambil vaksin dari Puskesmas di wilayah kerja masing-masing. Jumlah vaksin jenis Sinovac yang diterima Kabupaten Serang tersebut, semuanya ada sebanyak 7.080 dosis.
“Mudah-mudahan semua lancar. Kita sudah siapkan dari sisi sarana dan tenaga. Setelah nakes ke sasaran kedua, TNI-Polri dan pekerja ASN,” pungkasnya.
Untuk proses vaksinasi, waktu yang dibutuhkan tergantung lamanya screening yang dilakukan oleh dokter terhadap calon penerima vaksin di meja kedua. Seperti diketahui, pelaksanaan vaksinasi untuk tahap pertama dilakukan verfikasi data di meja satu, melalui layanan p-care yang sudah disediakan BPJS.
Kemudian kalau sudah tepat data yang mereka sampaikan itu ke meja dua, untuk screening kesehatan. Tentunya dalam screening kesehatan waktunya Panjang, tergantung bagaimana seorang dokter melakukan anamase terhadap calon penerima vaksin.
Jika sudah sesuai dan memang memenuhi syarat menerima vaksin, yang bersangkutan akan ke meja ke tiga untuk dilakukan vaksinasi yang membutuhkan waktu sekitar 3-5 menit. Selanjutnya yang bersangkutan menuju meja empat, untuk dilakukan pendataan jika yang bersangkutan sudah divaksin dan mendapat kartu vaksinasi.
“Serta melakukan observasi sekitar 30 menit, untuk antisipasi bila ada hal yang tidak diinginkan seperti ada alergi atau gejala karena vaksinasi. Sebelum yang bersangkutan diperkenankan pulang. Mereka juga akan dilakukan pemantauan selama 14 hari sebelum vaksin dosis kedua,” terangnya.
Baca Juga: RSDP Dan Dinkes Kabupaten Serang Bantu Pasien Yang Tak Miliki Biaya
Sementara, Pengelola Imunisasi Puskesmas Padarincang, Tati Kusnawati mengatakan, untuk di wilayahnya rencana baru akan dimulai vaksinasi pada Rabu 27 Januari 2021 untuk nakes dan non nakes. “Total ada 77 orang nakes dan non nakes di Padarincang, termasuk klinik juga. Vaksinasi di puskesmas setelah jam pelayanan, biar nggak ganggu yang lain per hari 10 orang. Jadi sekitar seminggu kalau 77 orang,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























