SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat aksi pembersihan sampah besar di Muara Cisadane yang digagas penerjun payung internasional Naila Novaranti dan Restoring Integrity To The Ocean (RIO), Inc (PT Indonesia Oceans Integrity) diundur ke Juni. Sedianya, kegiatan itu dilaksanakan pada Februari ini.
Pengunduran jadwal juga dilakukan untuk mematangkan koordinasi ke berbagai pihak. Agar nantinya dalam aksi pengerjaan pengerukan sampah dapat berjalan lancar dan sesuai target secara bersama. “Akhirnya kami memutuskan memundurkan kembali jadwal pembersihan sampah Muara Cisadane sampai Juni 2021 mendatang,” ujar Naila Novaranti, Jumat (05/02).
Naila mengatakan, dengan pengunduran kali ini pihaknya berharap akan menjadikan rencana pembersihan sampah semakin terkoordinasi dengan baik dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintah.
“Ide-pembersihan ini disampaikan oleh perusahaan RIO. Semoga akan lebih baik dalam kesiapan secara personel yang jumlahnya ribuan. Kesiapan peralatan alat berat dan koordinasi dengan berbagai pihak lancar dengan melibatkan dari unsur TNI, Polri, Pemerintahan Kabupaten Tangerang sampai pusat dan masyarakat,” jelasnya.
Aksi pengerukan dan pembersihan sampah di Muara Kali Cisadane, kata Naila, memang tak mudah karena harus benar-benar memperhatikan faktor kondisi lokasi dan cuaca yang bisa berubah kapan pun yang bakal berdampak kepada situasi kondisi sampah di sana.
“Seperti misalnya jika air laut mendadak pasang, sampah yang luasnya kurang lebih 3- 5 Kilometer dan tebalnya tiga meter sudah seperti tanah, akan tertutupi air dan akan menyulitkan pengangkatan sampah ke alat berat. Itu juga yang kami pikirkan dengan matang,” ungkap Naila. (irfan/made)
Baca Juga: Bersihkan Sampah, Labas Bakal Menyusuri Sungai Ciputen Agung Labuan























