SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sejumlah aspek layanan publik di Kota Tangerang masih menjadi sorotan. Karenanya, Pemerintah Kota Tangerang diminta terus melakukan pembenahan serta peningkatan kualitas layanan.
Di antara persoalan yang menjadi perhatian adalah terkait persampahan yang masih berserakan serta kondisi drainase. Pandangan itu salah satunya datang dari Rektor Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Prof Mustofa Kamil. “Contohnya yang paling menarik adalah sampah masih banyak berserakan di mana-mana, kemudian drainase yang masih belum beres,” ujar Prof Mustofa, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi semakin penting di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya baik. Pemerintah Kota Tangerang, kata dia, perlu lebih responsif terhadap kebutuhan warga, terutama masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. “Mohonlah wali kota betul-betul respect terhadap apa yang terjadi pada saat ini,” katanya.
Meski demikian, Prof Mustofa menilai kinerja Pemerintah Kota Tangerang juga memiliki sejumlah capaian positif. Salah satunya berkaitan dengan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilainya berjalan dengan baik. “Di antaranya adalah kemarin dalam penerimaan mahasiswa baru, atau sistem penerimaan siswa, SPMB, bagus. Sangat bagus. Menurut saya itu bagus,” ujarnya.
Ia juga melihat kondisi Kota Tangerang relatif kondusif dibandingkan dengan sejumlah daerah lain yang menghadapi berbagai protes masyarakat. Menurutnya, situasi tersebut menjadi salah satu indikator positif yang perlu dipertahankan. Prof Mustofa turut menyoroti kondisi ekonomi masyarakat melalui perspektif pendidikan. Ia melihat adanya peningkatan jumlah mahasiswa sebagai salah satu indikasi bahwa aktivitas ekonomi masyarakat Kota Tangerang masih berjalan. “Saya melihat dengan jumlah mahasiswa meningkat aja berarti kan tidak ada persoalan dari sisi ekonomi masyarakat Kota Tangerang,” katanya.
Sementara dari sisi infrastruktur, khususnya kondisi jalan, Prof. Mustofa menilai secara umum masih berada dalam kondisi yang layak. Penilaian tersebut juga mempertimbangkan kondisi fiskal pemerintah yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. “Saya melihat jalan masih bagus lah, masih layak. Karena kan ada efisiensi dari pemerintah pusat, fiskalnya dipotong. Jadi menurut saya untuk pelayanan hal-hal seperti itu masih oke, tidak ada masalah,” ujarnya.
Baca Juga: Dinas PUPR Banten Perbaiki Jalan Arya Putra Tangsel
Selain persoalan lingkungan dan infrastruktur, Prof Mustofa memberikan perhatian terhadap kebijakan Pemerintah Kota Tangerang dalam membuka akses lapangan pekerjaan melalui berbagai kegiatan bursa lowongan kerja atau job fair. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif dalam memberikan akses pekerjaan kepada masyarakat. Namun, pelaksanaannya tidak boleh berhenti pada penyelenggaraan bursa kerja semata.
“Bagus itu sebenarnya, sangat bagus pelayanan. Tapi harus benar-benar diimplementasikan. Dengan job fair itu bukan hanya sekadar job fair, tapi justru harus menyediakan layanan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan alumni yang dilahirkan oleh perguruan tinggi atau sekolah yang ada di Kota Tangerang ini,” tegasnya.
Perlu Sinkronisasi dengan Dunia Industri
Prof Mustofa menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara pemerintah, institusi pendidikan, dan dunia industri. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja di pasar harus menjadi salah satu dasar dalam merancang program ketenagakerjaan. “Terutama insentif pasangan industri dan lain-lain,” katanya.
Ia menilai sinkronisasi tersebut penting agar lulusan perguruan tinggi maupun sekolah di Kota Tangerang memiliki peluang kerja yang lebih sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan industri. Secara umum, Prof. Mustofa melihat Pemerintah Kota Tangerang telah memiliki sejumlah capaian positif. Namun, ia menilai pembenahan pelayanan publik, persoalan sampah, drainase, serta penguatan keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja tetap menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian. (made)

















