Minggu, 18 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

ICW Desak Usut Eks Pimpinan BNPB

Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 18 Okt 2026 18:43 WIB
Rubrik Nasional
ICW Desak Usut Eks Pimpinan BNPB

KPK memperlihatkan barang bukti kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam ekspose kasus tersebut, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026). KPK menyita uang tunai Rp3,35 miliar, 7.500 dolar Amerika Serikat, dan 9.000 dolar Singapura. Selain itu, 56 keping emas seberat 133 gram, tabungan emas seberat 192 gram dan aset kripto senilai Rp1,10 miliar. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS,COM, JAKARTA—Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan dalam penyidikan dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP). ICW meminta penyidik membongkar perkara secara menyeluruh agar penanganannya tidak berhenti pada pelaksana teknis.

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW Wana Alamsyah mengatakan, penyidik perlu menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat yang memiliki kewenangan dalam penggunaan anggaran.

“ICW mendesak agar KPK memeriksa mantan Kepala BNPB beserta Deputi terkait. Jangan sampai kasus ini dilokalisir hanya menjerat pelaksana teknis. Sebab, pelaksana teknis tidak akan melaksanakan tanggung jawabnya apabila tidak ada perintah dari atasan,” ujar Wana di Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Menurut Wana, DSP memungkinkan pemerintah bergerak cepat menangani bencana, mulai dari penyelamatan korban hingga penyediaan makanan, obat-obatan, dan tempat pengungsian. Namun, fleksibilitas anggaran darurat juga membuka celah penyalahgunaan apabila tidak disertai pengawasan yang memadai.

“Proses verifikasi dalam persetujuan anggaran DSP harus dilakukan secara ketat dalam menilai apakah usulan kebutuhan layak dibiayai dan berapa besar dana yang diberikan. ICW mendorong agar dilakukan audit secara menyeluruh terhadap penggunaan DSP,” kata Wana.

Ia mengingatkan, korupsi dana kebencanaan tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga memperburuk kondisi masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera.

Baca Juga: Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Ingin Kasus TPPU Lekas Tuntas

Berdasarkan data tren korupsi pada 2019–2024 yang dipaparkan ICW, aparat penegak hukum menindak 39 kasus korupsi di sektor kebencanaan dengan kerugian negara sekitar Rp135,6 miliar dan nilai suap sekitar Rp91,4 miliar. Data tersebut, menurut ICW, memperlihatkan perlunya pembenahan tata kelola dan pengawasan internal.

ICW juga menyoroti penempatan adik mantan Kepala BNPB sebagai tenaga ahli yang dinilai menunjukkan lemahnya mekanisme pengelolaan konflik kepentingan. Dalam pengadaan barang dan jasa untuk penanganan bencana, ICW mengingatkan sejumlah kerawanan, mulai dari penggelembungan harga dan pengadaan fiktif hingga pengurangan kualitas barang serta pengaturan penyedia.

BeritaTerbaru

65,4 Persen Responden Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran

65,4 Persen Responden Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran

Minggu, 18 Okt 2026 18:40 WIB
Termasuk Kota Serang, Sebagian Besar Wilayah RI Hari Ini Diprediksi Hujan

Termasuk Kota Serang, Sebagian Besar Wilayah RI Hari Ini Diprediksi Hujan

Minggu, 18 Okt 2026 13:38 WIB
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid 2 Kali Tak Penuhi Panggilan, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid 2 Kali Tak Penuhi Panggilan, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa

Sabtu, 17 Okt 2026 11:24 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota, Jakarta dan Kabupaten Bogor Sabtu 17 Oktober, Ini Lokasinya

SIM Keliling Tangerang Kota, Jakarta dan Kabupaten Bogor Sabtu 17 Oktober, Ini Lokasinya

Sabtu, 17 Okt 2026 07:32 WIB

Merespons desakan ICW, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penyidikan masih berada pada tahap awal dan dapat dikembangkan berdasarkan bukti yang ditemukan.

“Termasuk sejak awal, KPK juga telah berkoordinasi dengan Puspom TNI terkait adanya dugaan keterlibatan anggota TNI aktif dalam perkara ini,” kata Budi.

Menurut dia, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain yang memiliki peran signifikan. Penelusuran mencakup alur perintah dalam penggunaan anggaran serta aliran uang yang diduga diterima pihak-pihak terkait. “Semuanya masih berproses, kita sama-sama tunggu perkembangannya,” ujarnya.

Dalam kasus ini KPK menyita uang tunai Rp3,35 miliar, 7.500 dolar Amerika Serikat, dan 9.000 dolar Singapura. Selain itu, 56 keping emas seberat 133 gram, tabungan emas seberat 192 gram dan aset kripto senilai Rp1,10 miliar.

Baca Juga: Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK

KPK mengusut dua klaster dalam perkara ini, yakni dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa BNPB pada periode 2024–2026 serta dugaan suap dalam pengadaan yang menggunakan DSP.

Pada klaster pertama, sejumlah pengadaan dilakukan melalui penunjukan langsung. KPK menduga beberapa penyedia terafiliasi dengan tenaga ahli BNPB berinisial BMS, yang merupakan adik mantan Kepala BNPB.

Nilai pengadaan yang didalami mencapai Rp148 miliar, terdiri atas Rp45,76 miliar pada 2024, Rp52,27 miliar pada 2025, dan Rp50 miliar pada 2026. Penyidik juga mendalami dugaan aliran dana kepada perusahaan yang terafiliasi dengan BMS untuk kepentingan pribadi.

KPK telah menetapkan lima tersangka, yakni Bima Setiawan atau BMS, tenaga ahli BNPB sekaligus adik mantan Kepala BNPB; Richard Erlangga atau RIC, tenaga ahli mantan Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit atau GBS, kepala sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan.

Kelima tersangka ditahan untuk masa penahanan awal selama 20 hari, terhitung sejak 14 Oktober hingga 2 November 2026.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memastikan pemerintah tidak akan mengintervensi proses hukum yang ditangani KPK.

“Pemerintah mempersilakan dan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk melaksanakan tugasnya melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan kasus-kasus dugaan korupsi,” kata Yusril, Minggu.

Yusril mengatakan pemerintah tidak akan memberikan penilaian terhadap perkara yang masih berjalan demi menghormati asas praduga tidak bersalah. Penentuan bersalah atau tidaknya para tersangka, kata dia, merupakan kewenangan pengadilan dan harus didasarkan pada putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap. (rmg/xan)

Tags: bnpbdanaICWkorupsipimpinan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Keterwakilan Perempuan dalam Kaderisasi dan Kepemimpinan Jadi Perhatian Golkar
Nasional

Keterwakilan Perempuan dalam Kaderisasi dan Kepemimpinan Jadi Perhatian Golkar

Sabtu, 17 Okt 2026 07:10 WIB
Mahfud Unggul, Prabowo-Gibran Tertinggal
Nasional

Mahfud Unggul, Prabowo-Gibran Tertinggal

Kamis, 15 Okt 2026 19:08 WIB
Presiden Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI
Nasional

Presiden Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Kamis, 15 Okt 2026 16:57 WIB
The Magician’s Nephew, Asal-usul Dunia Narnia
Nasional

The Magician’s Nephew, Asal-usul Dunia Narnia

Kamis, 15 Okt 2026 15:21 WIB
Persoalkan Kejelasan Dakwaan, Eks Jampidsus Minta Dibebaskan
Nasional

Persoalkan Kejelasan Dakwaan, Eks Jampidsus Minta Dibebaskan

Kamis, 15 Okt 2026 09:04 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Kamis 15 Oktober, Cek di Sini Lokasinya

Kamis, 15 Okt 2026 07:20 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan Keliling Tangerang Selatan Senin 12 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat dan Biayanya

Senin, 12 Okt 2026 07:56 WIB
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, ASN Kenakan Pakaian Adat Nusantara

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, ASN Kenakan Pakaian Adat Nusantara

Selasa, 13 Okt 2026 17:44 WIB
BARBUK : Barang bukti narkoba dan ganja, diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)

11 Kilogram Ganja dan 4,56 Gram Sabu Disita, Dua Tersangka Diamankan ke Mapolda Banten

Senin, 12 Okt 2026 18:37 WIB
Lahan Kosong di Pamulang Terbakar, Bara Api Merambat hingga Kedalaman 3 Meter

Lahan Kosong di Pamulang Terbakar, Bara Api Merambat hingga Kedalaman 3 Meter

Minggu, 11 Okt 2026 19:02 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi Rombak 43 Pejabat

Wali Kota Serang Budi Rustandi Lantik 43 Pejabat

Selasa, 13 Okt 2026 08:49 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.