SATELITNEWS.COM, KELAPA DUA—Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono menggelar operasi yustisi dan gebrak masker di Pasar Kelapa Dua, Jumat (5/2). Keduanya melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan sekaligus membagi-bagikan masker kepada pedagang dan pembeli di pasar tersebut.
Zaki tiba di Pasar Kelapa Dua sekira pukul 09.30 Wib. Keduanya langsung berkeliling ke dalam pasar sembari membagikan masker.
Di sela-sela kunjungan tersebut Zaki membeberkan kondisi terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang. Menurut Zaki, penyebaran virus corona sudah menurun selama dua hingga tiga hari terakhir. Namun, pasien yang dirawat di rumah sakit masih banyak. Bahkan, kata Zaki, ruang ICU di rumah sakit rujukan di Kabupaten Tangerang sudah hampir penuh.
“Walaupun sudah ada penurunan dalam angka kasus Covid-19 dalam dua hingga 3 hari terakhir, namun ICU di Kabupaten Tangerang hampir semuanya penuh. Penularan juga masih terjadi. Oleh karenanya kita semua harus waspada dan patuhi protokol kesehatan 4M agar terhindar dari Covid-19.”ungkap Zaki Iskandar, kemarin.

Kegiatan gebrak masker di Kecamatan Kelapa Dua diikuti Danrem, Dandim Tangerang dan Kapolres Tangerang Selatan. Gebrak masker dilaksanakan di Kelapa Dua karena wilayah itu paling tinggi kasus Covid-19-nya di Kabupaten Tangerang.
“Kita harus melakukan kampanye protokol kesehatan 4 M untuk masyarakat dan harus tetap waspada. Dan yang paling penting adalah bagaimana masyarakat ini bisa memahami situasi dan kondisi di tengah pandemi ini,”kata Bupati.
Baca Juga: Ahmed Zaki Dipastikan Pimpin Kembali Ketua DPD Golkar DKI Jakarta
Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono mengungkapkan penerapan protokol kesehatan merupakan tugas bersama. Dia berharap masyarakat dapat berperan serta menekan angka kasus Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Ini tugas kita bersama bukan saja aparat tetapi juga masyarakat. Bagaimanapun sistem dibuat, aturan dibuat, kalau tidak ada kerja sama antara masyarakat dan pemerintah maka tidak akan efektif peraturan itu. Saya harap masyarakat bisa patuh untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 4 M agar terhindar dari paparan Covid-19. Kalau bukan kita yang menjaga diri dan keluarga, siapa lagi,”pungkasnya. (alfian/gatot)
























