Sabtu, 24 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Pemburu Satwa Liar Diduga Masuk Hutan Baduy, Lembaga Adat Geram

Oleh Made Nusantara
Minggu, 30 Agu 2026 19:25 WIB
Rubrik Banten Region, Kabupaten Lebak
Pemburu Satwa Liar Diduga Masuk Hutan Baduy, Lembaga Adat Geram

KAWASAN ADAT BADUY: Permukiman adat Baduy dalam, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK – Ketenangan masyarakat adat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, terusik. Lembaga adat setempat menerima laporan adanya orang luar yang diduga masuk ke kawasan hutan lindung adat Gunung Kendeng untuk memburu satwa liar.

Informasi tersebut menjadi perhatian serius karena kawasan yang diduga dimasuki pemburu merupakan bagian dari tanah ulayat yang selama ini dijaga masyarakat Baduy melalui ketentuan adat.

Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, mengatakan laporan mengenai dugaan perburuan itu diterima pemerintah desa dalam beberapa pekan terakhir. Laporan tersebut berasal dari sejumlah unsur lembaga adat, mulai dari kepala suku, puun, perangkat adat hingga tokoh masyarakat.

Menurut dia, orang yang diduga melakukan perburuan disebut memanfaatkan sejumlah akses untuk masuk ke kawasan hutan. Satwa seperti kancil dan tupai menjadi dua jenis yang disebut dalam laporan masyarakat.

“Memang ada informasi dan indikasi perburuan liar di tanah ulayat. Kami mendapat laporan dari kepala suku, puun, perangkat, dan tokoh-tokoh yang ada di lembaga adat,” kata Jaro Oom, kepada wartawan belum lama ini.

Ia menyebut dugaan perburuan tidak menutup kemungkinan menyasar satwa lain yang berada di kawasan hutan adat. Selain kancil dan tupai, musang serta berbagai jenis burung juga dikhawatirkan menjadi sasaran. “Kalau orang berburu, kemungkinan apa saja yang didapat bisa diburu, entah tupai, kancil, musang, atau burung. Namun, laporan yang masuk kepada kami menyebut kancil dan tupai,” ujarnya.

Baca Juga: Selain Hasil Bumi, Masyarakat Baduy Bakal Bawa Alat Masak

Laporan yang diterima desa juga menyebut dugaan penggunaan senapan angin. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada orang yang tertangkap ketika melakukan aktivitas tersebut. “Kalau dari informasi yang saya simak dari pelaporan lembaga adat, katanya menggunakan senapan angin. Tetapi pemburunya sendiri belum pernah tertangkap,” katanya.

Bagi masyarakat Baduy, keberadaan hutan Gunung Kendeng tidak sebatas kawasan yang menjadi habitat satwa. Hutan memiliki posisi penting dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus menjadi bagian dari tatanan kehidupan masyarakat adat yang diwariskan lintas generasi. Karena itu, dugaan perburuan dinilai berpotensi menimbulkan persoalan lebih luas apabila terus berlangsung. Berkurangnya satwa liar dikhawatirkan mengganggu keseimbangan ekosistem yang selama ini dijaga masyarakat adat.

BeritaTerbaru

SERVIS BOLA -- Gubernur Banten Andra Soni, melakukan servis bola, sebagai tanda dimulainya Turnamen Voli Piala Gubernur Banten. (ISTIMEWA)

Turnamen Voli Piala Gubernur Banten, Ajang Olahraga yang Menggerakkan Perekonomian Warga

Sabtu, 24 Okt 2026 16:04 WIB
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, dalam sebuah kegiatan kedaerahan. (ISTIMEWA)

OPD Pemkab Pandeglang Didorong Lebih Inovatif Dongkrak PAD

Sabtu, 24 Okt 2026 13:53 WIB
Ketua Umum PUB, Taufiqurrahman Ruki. (ISTIMEWA)

Perkumpulan Urang Banten Tanam 70 Ribu Bibit Pohon di Kawasan Adat Baduy

Sabtu, 24 Okt 2026 10:42 WIB
PEMBUKAAN -- Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah, membuka kegiatan Kejurnas Catur ke 51, Jumat (23/10/2026). (ISTIMEWA)

Provinsi Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

Sabtu, 24 Okt 2026 09:52 WIB

Jaro Oom mengatakan munculnya laporan tersebut menunjukkan persoalan sudah menimbulkan keresahan di kalangan lembaga adat. Pemerintah desa pun ikut memberi perhatian agar aktivitas yang berpotensi merusak kelestarian hutan tidak berkembang. “Kalau tidak ada dampak terhadap pelestarian alam dan tidak menimbulkan keresahan, tentu lembaga adat tidak akan sampai angkat bicara. Kami menjaga hutan lindung dan ekosistemnya,” tegasnya.

Meski merasa geram, masyarakat adat belum memilih jalur hukum. Pemerintah Desa Kanekes masih mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan dengan memberikan peringatan dan mengajak pihak terkait bermusyawarah. “Kami belum melapor kepada aparat atau kepolisian. Kami baru memberikan peringatan dan ingin duduk bersama terlebih dahulu dengan pendekatan kekeluargaan,” ujar Jaro Oom.

Namun, langkah persuasif tersebut bukan berarti dugaan perburuan akan dibiarkan. Apabila setelah diberikan teguran aktivitas serupa kembali ditemukan, pemerintah desa bersama masyarakat adat siap mempertimbangkan tindakan berdasarkan ketentuan hukum. “Kalau sudah diberi arahan dan imbauan tetapi masih berburu lagi dan mengulanginya, tentu kami akan mengacu kepada aturan dan undang-undang yang berlaku,” katanya.

Jaro Oom menambahkan, dugaan aktivitas perburuan kemungkinan bukan baru terjadi. Hanya saja, pemerintah desa baru mengambil langkah setelah menerima laporan resmi dari unsur lembaga adat dan muncul keresahan masyarakat. “Kemungkinan sudah terjadi dari dulu, tetapi saya baru bisa menyikapi setelah ada laporan dari lembaga adat. Setelah ada keresahan dan permintaan agar persoalan ini diurus, kami kemudian mengambil sikap,” ucapnya.

Baca Juga: Kemeriahan Seba Baduy Bikin Pengunjung Merinding

Kini, masyarakat adat Baduy berharap kawasan hutan Gunung Kendeng tetap terlindungi dari aktivitas yang dapat mengganggu kelestarian lingkungan. Pengawasan terhadap tanah ulayat dan kawasan hutan adat pun menjadi perhatian agar habitat satwa tetap terjaga dan aturan adat tidak dilanggar.(mulyana)

 

Tags: Desa KanekesLembaga Adat GeramPemburu Satwa Liar Diduga Masuk Hutan Baduy
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

AUDIENSI -- Gubernur Banten Andra Soni, beraudiensi dengan jajaran pengurus KORMI Provinsi Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Forprov II Banten 2026, Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 24 Okt 2026 09:45 WIB
PELATIHAN -- Sejumlah Guru SMAN 16 Pandeglang, mengikuti pelatihan jurnalistik di lingkungan sekolah setempat. (ISTIMEWA)
Banten Region

Guru dan Pelajar SMAN 16 Pandeglang Dibekali Kemampuan Jurnalistik

Sabtu, 24 Okt 2026 08:37 WIB
PEMBINAAN -- Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Kader Posyandu Kecamatan Majasari dan Kecamatan Pandeglang, yang digelar di Cafe Ne'u. (ISTIMEWA)
Banten Region

Bupati Dewi Minta Kader Posyandu Tingkatkan Kapasitas Diri dan Wawasannya

Sabtu, 24 Okt 2026 08:27 WIB
PENGEMBALIAN -- Kajari Pandeglang Surayadi Sembiring, menyerahkan sebagian kerugian negara kepada Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi. (ISTIMEWA)
Banten Region

Kerugian Negara Akibat Korupsi LKM Senilai Rp264 Juta Dikembalikan ke Pemkab Pandeglang

Sabtu, 24 Okt 2026 08:17 WIB
MEMYAMPAIKAN KETERANGAN : Direktur Reskrimum Polda Banten AKBP Fauzan Syahril (tengah), menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Sindikat Pencurian Kendaraan Dibongkar, Tujuh Tersangka Diamankan ke Mapolda Banten

Jumat, 23 Okt 2026 14:13 WIB
Banten Region

Warga di Lebak Ikhtiar Minta Hujan Lewat Istigasah

Jumat, 23 Okt 2026 13:03 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

Rabu, 21 Okt 2026 19:01 WIB
Raffles Christian School dan SMAN 70 Jakarta Pertahankan Gelar Honda DBL 2026 South Jakarta

Raffles Christian School dan SMAN 70 Jakarta Pertahankan Gelar Honda DBL 2026 South Jakarta

Senin, 19 Okt 2026 17:09 WIB
Sempat Kabur, Pemotor yang Tabrak Bocah SD hingga Tewas di Tangerang Serahkan Diri

Sempat Kabur, Pemotor yang Tabrak Bocah SD hingga Tewas di Tangerang Serahkan Diri

Kamis, 22 Okt 2026 15:33 WIB
Kucurkan Rp 4.6 M, Pemprov Banten Bangun ala "Malioboro" di Rangkasbitung

Kucurkan Rp 4.6 M, Pemprov Banten Bangun ala “Malioboro” di Rangkasbitung

Rabu, 21 Okt 2026 17:07 WIB
SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 7 Oktober, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 22 Oktober, Cek Lokasinya

Kamis, 22 Okt 2026 07:22 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.