SATELITNEWS.COM, LEBAK—Seba Baduy akan digelar pada tanggal 2 Mei 2025. Dipastikan ribuan masyarakat suku adat baik Baduy Dalam maupun Baduy Luar, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, akan turun gunung menyambangi kantor Pemerintah Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.
Selain hasil bumi yang bakal dibawa, mereka juga akan membawa alat memasak sebagai buah tangan untuk kepala daerah.
Kepala Desa Kanekes Jaro Oom mengatakan, saat ini sudah ribuan warga Baduy yang sudah mendaftar untuk ikut pada kegiatan Seba Baduy yang dilaksanakan pada 2 Mei 2025 mendatang. “Sementara yang sudah mendaftar hingga saat ini sudah mencapai 1.750 orang, dari Baduy Dalam sebanyak sebanyak 53 orang, sisanya dari Baduy Luar,” kata Jaro Oom melalui telepon selulernya, Senin (28/4).
“(53 orang Baduy Dalam) Itu kan sementara ya, diperkirakan 100 orang bakal ikut pada Seba Baduy Geude ini,” sambung Jaro Oom saat disinggung apakah hanya 53 orang untuk Baduy Dalam.
Jaro Oom mengungkapkan, tahun ini merupakan merupakan Seba Baduy Geude. Selain jumlah warga yang akan ikut, akan ada perbedaan untuk buah tangan yang akan dibawa.
“Sekarang lagi mempersiapkan hasil panen bumi yang akan dibawa. Karena ini sebagai geude ada perbedaan untuk buah tangan, untuk provinsi itu selain hasil panen bumi juga anak dikasih alat masak, sementara kabupaten hanya hasil bumi saja namun tidak menghilangkan intinya tetap makanan laksa dan beras,” Jaro Oom menjelaskan.
Baca Juga: Pemburu Satwa Liar Diduga Masuk Hutan Baduy, Lembaga Adat Geram
Saat disinggung apakah yang menjadi alasan adanya perbedaan buah tangan yang dibawa, Oom mengaku setiap Seba Baduy Geude itu selalu membawa alat masak untuk provinsi. “Alat masak ini bentuk kepedulian warga Baduy khawatir bapak geude ingin menikmati nasi akeul (nasi yang dimasak menggunakan tungku pembakaran kayu bakar, sehingga menghasilkan nasi yang pulen),” tandasnya.
Sementara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, bakal memanfaatkan momen tersebut dengan menarik pengunjung sebanyak mungkin. Dengan dukungan berbagai kegiatan, Disbudpar Lebak menargetkan kunjungan 35 ribu orang dari Jabodetabek.
“Targetkan kunjungan selama Seba Baduy mencapai 35 ribu orang dari Jabodetabek. Untuk pemutaran uang sendiri tahun ini kami menargetkan tidak jauh dari capaian tahun lalu, kurang lebih Rp 200 sampai Rp 300 juta, itu hanya di venue sekitar Alun-alun, belum termasuk pendapatan hotel, transportasi umum, dan lainnya,” pungkas Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Lebak, Efendy.(mulyana)

















