SATELITNEWS.COM, LEBAK – Kemarau yang masih melanda Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, membuat warga bersama para santri, kiyai dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melakukan ikhtiar dengan menggelar istigasah dan doa bersama, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Kecamatan Gunungkencana dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Para santri, ulama, pemerintah kecamatan, kepolisian serta sejumlah elemen masyarakat turut mengikuti kegiatan tersebut. Istigasah digelar sebagai bentuk doa bersama agar hujan segera turun dan kondisi kemarau tidak berlangsung berkepanjangan.
Camat Gunungkencana, Firman Arif, mengatakan wilayahnya hingga kini masih berada dalam kondisi kemarau. Meski demikian, hujan sesekali masih turun, terutama pada sore hari.
“Memang saat ini di wilayah Gunungkencana masih musim kemarau. Namun, sesekali hujan turun pada sore hari,” kata Firman.
Menurutnya, istigasah menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan yang membawa keberkahan.
“Kita bersama-sama berdoa dan berikhtiar agar hujan segera turun secara merata. Mudah-mudahan kondisi kemarau ini segera berakhir dan masyarakat diberikan keberkahan,” ujarnya.
Baca Juga: Jangan Terkecoh Hujan Sore, Musim Penghujan Lebak Diprediksi Mundur
Firman menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk berdoa, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, ulama dan para santri.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Pemerintah, ulama, aparat dan masyarakat bisa berkumpul bersama dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Semangat seperti ini harus terus dijaga,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Gunungkencana AKP Supar, mengatakan peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk menghargai peran santri dan ulama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta persatuan di tengah masyarakat.
“Santri dan ulama memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan memperkokoh persatuan. Mari kita terus menjaga kebersamaan dan kerukunan,” ujar Supar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Keamanan dan kerukunan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita ciptakan Gunungkencana yang aman, damai dan kondusif,” katanya.
Baca Juga: Pasokan Air Bersih Perumdam Tirta Kalimaya Dipastikan Aman
Usai istigasah dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan murak liweut bersama para santri. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun semakin terasa dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tersebut.
Di tengah kemarau yang masih melanda, doa bersama itu menjadi ikhtiar masyarakat Gunungkencana agar hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi warga.(mulyana)

















