SATELITNEWS.COM, LEBAK – Membangun desa tidak hanya soal memperbaiki jalan dan infrastruktur. Menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba juga menjadi bagian penting pembangunan.
Semangat tersebut diwujudkan melalui penyuluhan bahaya narkoba kepada siswa-siswi SMPN 3 Cibeber dalam rangka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0603/Lebak, di wilayah Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kanit Satnarkoba Polres Lebak, Ipda Ogi Septia Renggana, sebagai narasumber. Para pelajar mendapat pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus cara membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan dan pergaulan. “Edukasi bahaya narkoba kepada pelajar tentu sangat penting, karena dengan edukasi atau sosialisasi itu dapat meminimalisir penyebarannya,” ujar Ipda Ogi.
Menurut dia, pelajar merupakan kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Edukasi sejak dini dinilai penting agar para siswa memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat merugikan masa depan mereka.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa juga diberikan pemahaman bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan pencarian jati diri. Lingkungan pertemanan dan pergaulan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
Para siswa didorong untuk lebih selektif dalam memilih teman dan kegiatan yang dilakukan sehari-hari. “Dunia digital sekarang makin canggih jadi tidak heran sasaran anak remaja untuk dijadikan target utama. Oleh karenanya dengan edukasi ini para remaja bisa selektif dalam menggunakan media sosial,” katanya.
Baca Juga: Diskominfosantik Pandeglang Dorong Optimalisasi Peran KIM
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental. Barang terlarang tersebut juga dapat mengganggu proses belajar, merusak hubungan sosial, bahkan membawa penggunanya berhadapan dengan persoalan hukum.
Karena itu, para pelajar diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap berbagai bujukan yang menawarkan narkoba dengan alasan coba-coba, solidaritas pertemanan maupun sekadar ingin mencari pengalaman. “Dampak Narkoba sangat membahayakan kesehatan dan merusak generasi anak bangsa. Jadi harus kita cegah bersama-sama,” tegasnya.
Para siswa juga diberikan pemahaman agar tidak takut meminta bantuan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.
Sementara, kegiatan penyuluhan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak. Program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga menyentuh aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik. Generasi muda yang sehat dan memiliki karakter kuat dinilai menjadi modal penting dalam membangun desa dan daerah pada masa mendatang,” kata Dandim Lebak 0603 Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata.
Keterlibatan TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk menanamkan pengetahuan dan sikap antinarkoba sejak dini. “Dengan adanya penyuluhan tersebut, para siswa-siswi SMPN 3 Cibeber diharapkan semakin memahami bahaya narkoba dan mampu menjaga diri dari pengaruh buruk pergaulan,” pungkasnya. (mulyana)
Baca Juga: Wabup Iing Launching Program Menes Sigap Pelajar dan Magrib Mengaji

















