SATELITNEWS.COM, LEBAK–Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, mendapat perhatian Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak. Desa tersebut diproyeksikan menjadi salah satu contoh penerapan 10 Program Pokok PKK setelah dilakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev), Selasa (20/10/2026).
Sekretaris TP PKK Kabupaten Lebak Eli Alkadri mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar mengecek administrasi organisasi. Monev sekaligus menjadi sarana pembinaan untuk memastikan program PKK benar-benar berjalan dan memberikan dampak bagi keluarga serta masyarakat. “Tujuan monitoring dan evaluasi ini untuk melakukan pembinaan, pendampingan, dan melihat langsung sejauh mana pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berjalan di tengah masyarakat,” kata Eli.
Menurutnya, keberadaan PKK tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun ketahanan keluarga. Karena itu, pelaksanaan program di tingkat desa harus terus dikembangkan agar tidak berhenti pada kegiatan administratif.
Eli menyebut 10 Program Pokok PKK mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga dan masyarakat. Di antaranya penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup serta perencanaan sehat. “10 Program Pokok PKK itu rohnya PKK. Karena itu, pelaksanaannya harus terus diperkuat dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Camat Kalanganyar Apip Saepudin menyambut baik penunjukan Cikatapis sebagai salah satu lokus Monev 10 Program Pokok PKK. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah desa dan para kader untuk memperkuat pelaksanaan program sekaligus melakukan pembenahan. “Bagi kami ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan. Desa Cikatapis adalah desa yang memiliki potensi besar, kader-kadernya aktif, kompak, dan memiliki semangat yang luar biasa,” tutur Apip.
Ia mengatakan, pemerintah kecamatan akan terus memberikan dukungan agar gerakan PKK memiliki peran lebih besar dalam pembangunan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan keluarga. “Dari kecamatan terus mendorong agar PKK tidak hanya sekadar organisasi, tetapi menjadi motor penggerak pembangunan keluarga,” katanya. (mulyana)
Baca Juga: Target Pendapatan Daerah Lebak Masih Kurang Rp 550,78 Miliar

















