SATELITNEWS.COM, SERANG-–Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Andika Hazrumy menegaskan strategi utama Golkar menghadapi Pemilu 2029 adalah memperkuat kebersamaan dan kekompakan internal.
Hal itu disampaikan usai ziarah ke Taman Makam Pahlawan dalam rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar, Selasa (20/10).
Menjawab soal strategi Pemilu 2029, Andika mengatakan Golkar sudah mulai menyiapkan sejak dini. Evaluasi Pemilu lalu menunjukkan kunci utama adalah menjaga kekompakan.
“Strateginya sekarang kita siapin. Kebersamaan, penguatan internal Partai Golkar. Dalam kondisi demokrasi sekarang, kunci evaluasi kemarin adalah bagaimana mempertahankan kebersamaan, kekompakan,” katanya kepada wartawan.
Ia menyebut, pemilu ke depan akan panjang karena ada tiga agenda terpisah, yakni pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilu kepala daerah.
Terkait Pilkada di 8 kabupaten/kota di Banten, Andika menilai penentuan kendaraan politik akan melihat hasil Pileg 2029.
Baca Juga: Pengamat Dukung Gaji PPPK Paruh Waktu Dianggarkan Pemprov Banten pada 2027
“Kalau kepala daerah, kita melihat situasi dari hasil raihan suara pilegnya. Informasi yang saya dapatkan, hasil suara Pileg 2029 itu akan menentukan bagaimana untuk menjadi kendaraan politik. Kita belum bisa pastikan,” jelasnya.
Namun untuk Pileg, ia mengaku sudah mendapat tugas khusus dari Ketua Umum untuk menyusun draf caleg sejak 2027.
“Untuk Pileg 2027, saya sudah ditugaskan Ketua Umum harus membuat draf. Jadi tidak ada lagi kader kagetan, 2029 baru mau pileg baru masuk datanya. 2027 sudah disiapkan drafnya, dilihat dari aturan regulasi kekaderannya. Kader yang diusung harus punya loyalitas terhadap Partai Golkar,” tegas Andika.
Strategi mempertahankan dan menambah suara, lanjut Andika, adalah dengan menjaga basis suara yang sudah ada.
“Teman-teman yang sudah diberi amanah menjadi DPR RI, DPRD kabupaten, kota, provinsi, mereka bisa menjaga basis-basis suara yang selama ini telah dibina. Kita tidak muluk-muluk, tidak minta lebih, tidak minta kurang. Yang penting mempertahankan itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai partai pengusung Presiden Prabowo Subianto, Golkar di semua wilayah wajib mengawal pembangunan.
Baca Juga: Anggaran Porprov Banten Belum Juga Cair
“Kita sebagai partai pengusung Bapak Presiden Prabowo. Sudah jelas Ketua Umum bahwa di seluruh wilayah, Partai Golkar wajib mengawal pembangunan Presiden dan Pak Gibran,” tandasnya. (myu/rmg)

















