SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran lainnya, menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 yang kedua kalinya di RSUD Berkah Pandeglang, Senin (8/2).
Tanto mengungkapkan, satu hal yang harus menjadi perhatian semua pihak, khususnya seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang agar tidak usah takut dilakukan penyutikan vaksin Covid-19. Menurutnya, vaksin tak berbahaya dan malah membuat imunitas tubuh lebih kuat. Bahkan halal digunakan serta sudah ditetapkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Ini Aa (Tanto menyebut dirinya) yang kedua kali disuntik vaksin Covid-19. Aa minta masyarakat jangan menghindar disuntik vaksin karena aman, dan sudah dihalalkan oleh MUI,” kata Tanto usai disuntik vaksin Covid-19, Selasa (8/2).
Tanto mengungkapkan, pada gelombang ketiga dan empat dikisaran bulan Maret mendatang, bakal diagendakan penyuntikan vaksin untuk masyarakat. Maka dari itu, masyarakat jangan takut dan menghindar.
“Nanti awal bulan Maret masyarakat harus siap ya. Jangan takut ini kewajiban dari pusat untuk seluruh masyarakat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dan itu gratis,” jelasnya.
Menurut Tanto, mengapa pejabat publik dan tenaga kesehatan tahap pertama, karena tugasnya mengawal proses vaksinasi Covid-19. Sehingga kata dia, kecenderungan terkonfirmasi potensinya cukup besar.
Baca Juga: Dana TT Hanya Rp3 Miliar, Wabup Pandeglang Angkat Bicara
“Tahap pertama ini untuk pejabat publik dan tenaga kesehatan terlebih dahulu, karena kedua belah pihak ini yang rentan terkonfirmasinya,” pungkasnya.
Senada, Komandan Kodim 0601 Pandeglang, Letkol Kav Dedi Setiadi mengatakan, tidak ada keluhan yang terjadi saat dia divaksin Covid-19 tahap I dan II. “Alhamdulillah, normal-normal saja, gak ada masalah baik yang pertama ataupun yang kedua. Mudah-mudahan ini dapat meningkatkan imun tubuh kita,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, penyuntikan vaksin Covid-19 tahap II untuk para dokter difokuskan di RSUD. Hal ini kata dia, tim Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) bertugas di RSUD Berkah. “Dokter spesialisnya memang bertugas disini, jadi kita lebih mudah,” katanya.
Pihaknya juga berharap penyuntikan vaksin covid 19 tahap II dapat mencapai 100 persen, sehingga bisa mendapatkan kekebalan yang maksimal baik bagi individu maupun kelompok. “Dokter dan Forkopimda yang sudah disuntik sebanyak 91. Namun tadi ada tambahan 1 yakni Kepala Pengadilan Negeri (PN) yang baru,” tandasnya. (nipal/aditya)
























