SATELITNEWS.ID, Tangsel–Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan pihaknya sudah melakukan evakuasi lokasi titik banjir yang ada di Tangsel. Hujan lebat yang mengguyur pada Jumat (19/2) malam menyebabkan beberapa wilayah di Tangsel tergenang air seperti di Kecamatan Pondok Aren yakni Kampung Bulak, Pondok Maharta dan lainnya.
Benyamin menjelaskan, yang pertama dilakukan adalah berkoordinasi dengan camat untuk memastikan kondisi banjir sebab dan akibatnya. “Jadi setelah berkoordinasi saya lihat ada jalan yang harus ditinggikan. Dan turap yang harus diperbaiki,” kata dia.
Kemudian juga Benyamin meminta kepada pemangku kepentingan mulai dari Kelurahan hingga RW atau RT untuk memonitor setiap perkembangan yang terjadi di wilayah. Menurutnya, sekarang sudah seluruh wilayah yang banjir telah surut.
“Saat saya tinjau ke lokasi, ada ibu-ibu yang minta diungsikan, lalu kita ungsikan di masjid,”kata dia yang menambahkan bahwa dirinya juga sudah meminta Puskesmas untuk siap dalam menanggapi keluhan dari masyarakat.
Begitu juga dengan Dinas Sosial yang harus siap untuk memberikan makanan kepada para korban. Termasuk untuk bayi. Sementara saat ini Damkar juga sudah berada di beberapa titik banjir salah satunya adalah Kampung Bulak.
Kepala Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Tangsel, Chaerudin menjelaskan, jika sejak didapatkannya informasi mengenai banjir, pihaknya sudah melakukan evakuasi. Wali Kota Tangsel juga sudah memerintahkan untuk melakukan penanganannya dengan segera.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Ajak Hidupkan Nilai Pancasila
“Jadi sejak info banjir dari jam 10 malam kita segera melakukan evakuasi. Walaupun malam BPBD sudah turun. Sampai saat ini bersama dengan Ibu Wali kita pastikan beberapa titik sudah surut,” kata dia.
BPBD dipastikan menurunkan 30 personel dengan beberapa relawan di lapangan. Mereka bertugas melakukan evakuasi, pertolongan dalam pengungsian. BPBD juga telah memberikan bantuan alat kebersihan kepada wilayah yang terkena banjir. “Tidak hanya menurunkan petugas, kami pun memberikan alat bersih-bersih, seperti sapu, karbon, kain pel dan lainnya,”jelasnya.
BPBD selalu memperhatikan kecepatan waktu dalam penanganan bencana, sehingga apapun bencananya, pihaknya langsung terjun dan melakukan tindakan dan berkordinasi dengan pihak terkait.
Bahkan di titik-titik banjir, BPBD telah menyiapkan perahu karet, sehingga jika terjadi banjir, warga dan relawan BPBD bisa langsung bertindak mengevakuasi warga di daerah tersebut.
Selain dengan penanganan banjir, BPBD juga memastikan melakukan penanganan terhadap tanah longsor yang sudah terjadi di tiga titik. Bersama dengan PU, proses mitigasi longsor ini sudah di lakukan. Dengan harapan perbaikannya segera rampung.
Berikut lokasi banjir dan longsor di Serpong Utara, yakni Perumahan Vila Mutiara, ketinggian 50-150 cm, Kampung Kayu Gede ketinggian 50-150 cm, Cluster Nusa Indah Loka ketinggian 70 cm, Perumahan Pondok Pakulonan ketinggian 50 cm, Lingkungan Situ Rawa Kutuk ketinggian 50 cm, Serpong Park longsor ketinggian tebing 5 meter.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Ajak Hilangkan Diskriminasi terhadap ODHA
Kecamatan Serpong yakni Perumahan Nusa Loka RW 7 ketinggian tebing 5 meter.Kecamatan Setu yakni Kampung Curug RT 01/02 ketinggian tebing 10 meter, dan depan Perumahan Serpong Jaya banjir ketinggian 10-30 cm.
Kecamatan Pondok Aren yakni Kavling Kampung Bulak ketinggian 200 cm, Pondok Maharta ketinggian 150 cm, Pondok Safari ketinggian 100 cm, Taman Mangu Indah ketinggian 100 cm, Jalan Ceger Gang Sejahtera banjir 70 cm, Pondok Kacang Prima ketinggian 100 cm, Kantor Kelurahan Jurangmangu Barat ketinggian 50 cm, dan cluster Nusa Indah Loka Graha Raya ketinggian 100 cm.
Kecamatan Pamulang yakni Perumahan Reni Jaya ketinggian 40 cm, Perumahan BPI blok a ketinggian 50 cm, dan longsor di Cempedak Raya RT 1/3 ketinggian tebing 2 meter.
Kecamatan Ciputat yakni Perumahan Payung Mas ketinggian 50 cm, Perumahan Inhutani ketinggian 50 cm, Jalan Dewi Sartika ketinggian 30 cm, dan Perumahan Puri Bintaro Indah ketinggian 100 cm.
Kecamatan Ciputat Timur yakni Jalan Flamboyan ketinggian 80 cm, Perumahan Cirendeu Permai 60 cm, Perumahan Pondok Hijau ketinggian 50 cm, dan Jalan Lembah 1 ketinggian 50 cm. (irm/bnn/gatot)
