Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Warga Selapajang Jaya Neglasari Tangerang Menunggu Uang Kerohiman

Oleh Made Nusantara
Kamis, 25 Mar 2021 09:51 WIB
Rubrik Kota Tangerang, Metro Tangerang
Warga Selapajang Jaya Neglasari Tangerang Menunggu Uang Kerohiman

BELUM DIBEBASKAN: Wilayah RT 1 RW 5 Jalan Parimeter Utara, Selapajang Jaya belum dibebaskan untuk proyek perluasan Bandara Internasional Soetta. Warga masih menunggu kesepakatan dengan AP II terkait uang Kerohiman. (IRFAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, NEGLASARI–Warga Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari yang terdampak pembebasan lahan proyek perluasan Bandara Internasional Soekarno Hatta terkatung-katung. Sebanyak 17 Kepala Keluarga di RT 1 RW 5, Jalan Parimeter Utara sampai saat ini belum mendapat kompensasi bangunan dari pihak PT Angkasa Pura 2 (AP II) selaku pengelola Bandara Soetta.

Namun demikian, mereka masih bertahan sembari menunggu kompensasi atas bangunan diberikan AP II. Nampak bangunan yang mereka jadikan sebagai rumah berbanding terbalik dengan kondisi di Bandara Internasional Soetta.

Salah satu warga, Yusniah mengaku menolak penggusuran lantaran tak terima dengan kompensasi yang ditawarkan oleh AP II. Menurut dia nilai tersebut terlalu kecil. Sehingga hingga sekarang warga kompak bertahan hingga menemui nilai yang tepat

“Belum digusur karena dibayar murah jadi pada kagak mau,” ujarnya kepada Satelit News. Diakui Yusniah, rumah yang ditempatinya memang berdiri di atas tanah milik Pemerintah atau biasa disebut tanah bengkok. Sehingga yang diberikan oleh APII kata dia yang santunan. “Sudah dibilang bukan bayar gusuran tapi santunan, gitu doang,” katanya.

Rumah warga memang berdiri diatas tanah pemerintah. Namun, kata Yusniah warga hanya menuntut uang ganti rugi penggusuran bangunan. “Bukan sertipikat memang ini sebutannya bengkok. Ya kalau mau digusur silakan tapi kita mau ganti rugi. Warga kan mau beli rumah lagi,” katanya.

Sebenarnya, AP II sudah membebaskan berhektare-hektare lahan di samping parimeter utara. Namun masih menyisakan sejumlah bangunan di RT 1 RW 5.  Kata Yusniah sebenarnya pihak AP II sudah melakukan pengukuran untuk memberikan ganti rugi. Namun demikian, nilainya tak sesuai.

Baca Juga: Pembebasan Lahan Untuk Pelebaran Jalan Bojong Renged Berlanjut

“Ya kurang. Makannya pada bertahan sudah berapa kali ngomong, gitu mulu jawabannya santunan makannya pada nggak mau. Diukur mah diukur, udah berapa kali diukur tapi begitu bayarannya,” katanya.

Hal senada diungkapkan oleh warga lainnya, Ujang. Dirinya tak mempersoalkan penggusuran AP II untuk perluasan Bandara Internasional Soetta. Namun, diharapkan ada kesepakatan kompensasi antara warga dengan AP II.  “Saya sih harapnya dibayar, saya maunya sesuai dengan anggaran yang sudah diukur. Jadi saya mau tau persentasenya berapa per meternya itu,” katanya.

BeritaTerbaru

SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Senin, 7 Sep 2026 08:00 WIB

Turidi Imbau Warga Tangerang Waspada Abu Vulkanik

Minggu, 6 Sep 2026 20:54 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB

Beruntungnya, warga mendapat keringanan soal penggunaan listrik. Selama ini, kata Ujang listrik yang digunakan warga sudah ditanggung oleh AP II. “Sudah digratisin tapi kalau ada kerusakan kan ini sering mati diputus jadi kadang kadang warga sini patungan untuk bayar. Bayarnya kalo ada kerusakan ke petugas PLN seiklasnya. Dimintai uang kebijakan sama petugas, gak dipatokin. Sedikasihnya aja,” kata Ujang.

Ketua RT 1 RW 5 Selapajang Jaya, Buyung mengatakan sebenarnya uang kompensasi bangunan warga sudah diberikan oleh AP II. Warga tinggal mengambil saja namun mereka menolak lantaran dinilai terlalu kecil. “Sebenernya sudah dibayar warga tinggal ambil aja. Dulu ambilnya di belakang Polsek (Neglasari). Duitnya sudah ada infonya siap ambil di titipin tapi gak tau sama siapa,” katanya. “Cuma warga memang kecewa karena nilainya kecil. Harganya juga beda-beda yang paling gede Rp 29 juta,” tambah Buyung.

Dirinya pun mengaku prihatin dengan persoalan yang tengah dihadapi warganya. Dalam hal ini, Buyung juga mengungkapkan keaneha yang terjadi. Pasalnya, beberapakali dilakukan appraisal namun tak pernah diungkapkan hasilnya.

“Nggak pernah dikasih tau. Appraisal datanya kok bisa ilang. Datanya nggak timbul saya ngawal ngukurnya saja sudah berapa kali,” katanya. Sementara, AP II belum dapat menjelaskan terkait persoalan ini. Saat Satelit News menghubungi VP Corporate Communication, Yado Yarismano mengatakan bakal meninjaunya kembali.  “Kami cek kembali ya,” pungkasnya. (irfan/made)

Baca Juga: Tuntut Ganti Rugi, Warga Panbar Diminta Lengkapi Dokumen Verifikasi Lahan

Tags: Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)pembebasan lahanuang kompensasi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029
Kota Tangerang

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada
Headline

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB
Headline

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar
Headline

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Bola & Sport

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto. (ISTIMEWA)

Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa

Selasa, 1 Sep 2026 17:25 WIB
620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

620 Anak Terpapar Konten Kekerasan, BNPB Waspadai True Crime Community

Rabu, 2 Sep 2026 20:51 WIB
HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme

HUT ke-78 Polwan, Kapolresta Tangerang Dorong Peningkatan Profesionalisme

Selasa, 1 Sep 2026 22:12 WIB
TIM DAMKAR - Petugas Damkar BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar rumah di Kampung Cayang Maneuh RT 003 RW 001, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar, Kamis (3/9/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

Korsleting Listrik, 1 Rumah di Cimanuk Pandeglang Ludes Terbakar

Kamis, 3 Sep 2026 18:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.