SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Dari 140 orang yang ditarget, hanya 27 orang saja yang bisa divaksinasi Covid-19 oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kalanganyar. Keadaan tersebut terjadi lantaran banyaknya lansia yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan obat tersebut.
Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kalanganyar, Rafei mengatakan, vaksinasi untuk para lansia di Kecamatan Kalanganyar sendiri sudah mulai dilakukan sejak Maret 2021. Namun kondisi TMS yang menjadikan mereka tidak mendapatkan obat tersebut. “Vaksinasi untuk lansia sendiri kita targetkan 140 orang, sesuai dengan kouta vaksin,” kata Rafei kepada wartawan, kemarin.
Ia mengatakan, hingga kini baru 27 lansia yang sudah menjalani vaksinasi tahap 1. Sedikitnya lansia itu disebabkan banyaknya lansia yang tidak memenuhi persyaratan vaksinasi.
“Yang hadir banyak yah, cuma setelah kita periksa hanya 27 orang yang memenuhi persyaratan untuk disuntik vaksin. Biasanya mereka tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit bawaan atau komorbid yang tinggi,” katanya.
Rafei menjelaskan, pada vaksinasi lansia ini terdapat pengetatan skrining atau pemeriksaan, karena tidak semua lansia dapat divaksin. Karena diketahui lansia tersebut kerap memiliki riwayat penyakit.
“Untuk vaksinasi lansia ada skrining lebih ketat, seperti pemeriksaan lebih jauh mengenai riwayat kesehatan lansia yang bersangkutan. Ada tambahan anamnesa (Pertanyaan riwayat kesehatan-red), yakni jika mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga, sering mengalami kelelahan, memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit (hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke dan ginjal), mengalami kesulitan berjalan 100-200 meter, dan mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir,” terangnya.
Baca Juga: Nyamar Jadi Anggota dan Mantan Tahanan KPK, Dua Pria Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
Saat disinggung sejauh ini Puskemas mendapat keluhan dari peserta vaksin,
Rafei mengaku, selama vaksinasi ini tidak ditemukannya ada lansia yang mengalami efek samping dari vaksin itu. “Alhamdulillah hingga kini tidak ada yang mengalami efek samping,” ungkapnya.
Sementara itu, Yong Sin Seng (60), seorang lansia yang jalani vaksinasi berharap vaksin itu dapat meningkatkan kekebalan tubuhnya dari paparan virus Covid-19. “Ya semoga dengan bisa semakin kebal terhadap paparan virus Covid-19,” pungkasnya.(mulyana/made)
























