SATELITNEWS.ID, KELAPA DUA—Jajaran pelatih tim futsal Banten berencana mengurangi jumlah pemainnya jelang PON XX Papua tahun 2021. Affri Afdalah dkk harus melakukan pencoretan meski belum mendapat kepastian dari PB PON soal kuota pemain yang tampil di multi even olahraga nasional tersebut.
Pengurangan jumlah pemain diawali dengan melakukan laga uji coba untuk melihat perkembangan para pemainnya. Pertandingan itu sekaligus sebagai ajang seleksi terhadap para pemain yang sudah bergabung dengan pemusatan latihan daerah selama ini. Uji coba itu dilakukan, pada Sabtu (10/4) dan Senin (12/4) siang di dua tempat berbeda.
“Ya, kami seleksi pemain lewat pertandingan ujicoba, kemarin (Sabtu) kita main di Bekasi hasilnya menang, tadi (kemarin, red) kita menang 4-1 dari tim Kabupaten Bogor. Saya tidak melihat hasil akhir pada dua pertandingan yang dijalani pemain, saya lebih ingin melihat skill individu pemain dan bagaimana mereka menerapkan taktik dan teknik yang kita mainkan,” ucap Affri, Senin (12/4).
Mantan pemain futsal nasional tersebut ingin melihat bagaimana Mohamad Sopyan dkk bisa menampilkan permainan menyerang dan melakukan serangan balik dengan baik. Dan dari apa yang ditampilkan, Affri melihat perkembangan yang cukup positif.
Sejauh ini Affri sulit melihat peningkatan kemampuan lain pada laga ujicoba yang mereka gelar selama ini, lantaran kualitas lawan yang dihadapi di bawah skuat asuhannya. Pria bertubuh kurus itu sebenarnya berharap bisa bertemu lawan yang satu level dengan Egit Prayitno dkk untuk bisa sekaligus melakukan evaluasi pada skuat yang ada.
“Sekarang ini sulit untuk mendapat lawan yang sepadan, karena banyak tim dan klub yang libur selama puasa. Mungkin kita baru bisa ujicoba lawan yang selevel nanti setelah lebaran, untuk itu seleksi pemain pun kita akan umumkan setelah lebaran,” tukas Affri.
Manajer tim futsal Banten Fuad Adithama memilih melakukan evaluasi dari sisi teknis. Terutama sekali dari sisi perhatian Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Banten dan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Banten kepada persiapan atlet.
Sejauh ini, tim futsal Banten yang akan berlaga ke Papua belum pernah ditengok berlatih dalam persiapan selama tahun 2021 ini. “Terus terang sisi semangat bertanding perlu mendapat perhatian bukan saja dari pelatih dan manajer di lapangan tapi juga perlu sentuhan pimpinan PSSI dan futsal di Banten,” ungkap Fuad.
Karena Fuad memiliki keyakinan semangat bertanding akan mampu mendongkrak kemampuan teknis dan individu pemain untuk berprestasi. “Di saat pandemi seperti ini yang paling sulit adalah membangkitkan semangat atlet untuk terus fokus dan konsentrasi dalam latihan,” tukasnya. (jpg/gatot)