SATELITNEWS.ID, SERANG–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, secepatnya akan membuat himbauan dan langkah-langkah strategis. Menyusul adanya Keputusan Kementerian Perhubungan (Kepmenhub) yang melarang aktivitas mudik lebaran tahun 2021.
Untuk saat ini, meski larangan mudik telah final. Namun, regulasinya masih menunggu secara resmi untuk diterbitkan. Sehingga, Pemprov Banten masih menunggu tindaklanjut itu.
Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), memastikan Pemprov Banten akan taat terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, termasuk soal larangan mudik ini. “Sebagai Pemerintah Daerah, kita ikuti. Kita taat pada kebijakan Pemerintah Pusat. Mudik dilarang, ya kita ikuti,” ungkap Gubernur, Selasa (13/4).
Jika regulasi terkait larangan telah dikeluarkan secara resmi dalam bentuk Permenhub, Gubernur akan segera membuat himbauan kepada masyarakat. Gubernur meyakini, keluarnya larangan ini telah melalui serangkaian kajian.
“Kita akan buat himbauan, yang kita sampaikan kepada masyarakat. Keluarnya keputusan ini, tentunya telah melalui kajian-kajian dari Pemerintah Pusat,” tambah Gubernur.
Terkait dengan upaya lain yang dilakukan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Banten, akan melakukan penyekatan dengan mendirikan pos atau check point untuk mencegah adanya aktivitas mudik.
Baca Juga: Dua Pelaku Penusukan Calon Penumpang Bus di Kota Serang Ditangkap
Sebagai informasi, Polda Banten akan memberlakukan penyekatan aktivitas mudik lebaran 2021, disejumlah titik dengan mendirikan pos atau check point.
Dijelaskan, adapun sebaran titik yang akan dijadikan check point yaitu, untuk di ruas Tol Tangerang-Merak penyekatan akan dilakukan di Gerbang Tol Cikupa dan di Gerbang Tol Merak. Sedangkan untuk di jalan arteri, dimulai dari depan Citra Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang, dan pertigaan Asem, Cikande, Kabupaten Serang.
Kemudian di Kota Serang, di Simpang Pusri Jalan Jenderal Sudirman, Kemang. Untuk di Kota Cilegon, ada dua titik yakni, di pertigaan Gerem dan di pintu masuk Pelabuhan Merak. Selain di Pelabuhan Merak, petugas juga akan disiagakan di Pelabuhan Bojonegara, Kabupaten Serang.
Sementara untuk wilayah Lebak, di perbatasan Jasinga Bogor, dan Cilograng perbatasan dengan Sukabumi. Untuk di Pandeglang, di Gayam. Nantinya, petugas akan melakukan pemeriksaan kendaraan, termasuk kendaraan barang untuk mengantisipasi adanya penyelundupan pemudik.
Modus dengan menyembunyikan pemudik, banyak ditemukan pada lebaran tahun lalu. Lebaran tahun ini, tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang, Pelabuhan Merak-pun tidak akan melayani penumpang yang ingin menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (rls/sidik/mardiana)





















