SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Aroma tidak sedap dan banyaknya lalat di sekitar rumah kontrakan mengundang kecurigaan warga di Kampung Tanjung, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Setelah diperiksa, seorang wanita berinisial N, 38, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk di dalam kontrakannya, Kamis (8/10) sore.
Penyebab kematian korban hingga kini belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa penemuan jenazah bermula ketika korban diketahui tidak masuk kerja selama tiga hari. Kondisi tersebut membuat seorang saksi mendatangi rumah kontrakan korban di Kampung Tanjung RT 04/RW 01, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis.
Setibanya di lokasi, saksi mengetuk pintu kontrakan, tetapi tidak mendapat jawaban. Saksi kemudian berusaha membuka pintu, namun mendapati pintu dalam keadaan terkunci.
Saat itu, saksi mencium aroma tidak sedap dan melihat banyak lalat di sekitar kontrakan. Saksi sempat menanyakan keberadaan korban kepada tetangga, tetapi tidak mendapat informasi mengenai keberadaannya.
Saksi kemudian mencoba melihat ke dalam kontrakan melalui ventilasi udara. Dari celah tersebut, saksi melihat korban telah meninggal dunia.
Baca Juga: Sidang Isbat Nikah Terpadu di Sukamulya Diikuti 100 Lebih Pasangan
“Setelah itu, saksi sempat menanyakan kepada tetangga kontrakan korban, namun tidak mengetahui keberadaannya. Selanjutnya, saksi mencoba melihat ke dalam kontrakan melalui ventilasi udara dan melihat korban telah meninggal dunia. Atas peristiwa tersebut, saksi melaporkannya ke Polsek Pasar Kemis guna pengusutan lebih lanjut,” kata Ipda Ahmad Dasuki kepada Satelit News, Jumat (9/10).
Mendapatkan laporan tersebut, personel Polsek Pasar Kemis langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Keluarga korban sudah kami hubungi dan saat ini sudah mendampingi di rumah sakit,” kata Dasuki.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Kondisi jenazah juga telah mengalami pembusukan.
Meski demikian, Dasuki menegaskan bahwa penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan. Polisi juga telah berkoordinasi dengan tim forensik untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
“Dalam hal ini, kami masih melakukan serangkaian penyelidikan, tentunya dengan mendatangi para saksi,” jelasnya.(alfian/aditya)
Baca Juga: Kantor Pertanahan Kota Tangerang Serahkan 18 Sertipikat BMN Jalan Tol Senilai Rp729 Miliar





















